Bahkan masyarakat setempat berharap Satgas Indo RDB dapat kembali lagi ke Nyunzu. Warga pun berjanji akan menyerahkan senjatanya serta kembali sebagai warga masyarakat biasa.

"LRM merupakan salah satu sarana pembinaan teritorial atau Cimic yang memiliki dampak positif dan sangat besar sehingga diharapkan 'gaungnya' didengar oleh warga pelosok desa di wilayah Provinsi Tanganyika, Republik Demokratik Kongo," ucap Dwi.
"Saat perjalanan dari Kalemie menuju Nyunzu, tim terbagi dua, yakni Nyemba dan Nyunzu. Pada tiap-tiap etape dilakukan pula kegiatan Cimic berupa pelayanan kesehatan gratis, psikologi sosial, dan perpustakaan mini," kata Dwi.
"Di sela-sela itu pula kita menggelar pertemuan dengan kepala desa serta tokoh masyarakat untuk membangun komunikasi dua arah dari Satgas kepada masyarakat dan dari masyarakat kepada Satgas," pungkasnya.
(Hantoro)
News Okezone memberikan berita terkini dengan akurat dan terpercaya. Ikuti informasi terbaru tentang politik, sosial, dan peristiwa penting lainnya, langsung dari sumber yang terpercaya.