nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Telisik Peran Romahurmuziy dalam Jual-Beli Jabatan, KPK Periksa 7 Saksi

Arie Dwi Satrio, Jurnalis · Senin 17 Juni 2019 19:46 WIB
https: img-o.okeinfo.net content 2019 06 17 337 2067516 telisik-peran-romahurmuziy-dalam-jual-beli-jabatan-kpk-periksa-7-saksi-UkLi5yvPqm.jpg Romi (Foto: Okezone)

JAKARTA - Tim penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) sedang menelisik peran mantan Ketua Umum (Ketum) Partai Persatuan dan Pembangunan (PPP), M Romahurmuziy dalam kasus dugaan suap seleksi jabatan calon rektor di beberapa kampus dibawah Kementerian Agama (Kemenag).

Hal tersebut terungkap lewat pemeriksaan sejumlah saksi yang merupakan rektor Universitas Islam Negeri (UIN) dan Institut Agama Islam Negeri (IAIN) pada hari ini. Ada tujuh saksi yang diperiksa untuk tersangka Romahurmuziy pada hari ini.

"Penyidik mendalami keterangan saksi terkait seleksi jabatan di lingkungan Kementerian Agama RI yang pernah diikuti oleh para saksi serta mengklarifikasi sejauh mana saksi mengetahui ada atau tidaknya peran tersangka RMY dalam proses seleksi tersebut," kata Juru Bicara KPK, Febri Diansyah di kantornya, Jalan Kuningan Persada, Jakarta Selatan, Senin (17/6/2019).

Adapun, 7 saksi yang diperiksa pada hari ini yaitu,‎ Guru Besar UIN Sunan Ampel Surabaya, Ali Mudlofir; Rektor UIN Sunan Ampel Surabaya, Masdar Hilmy; Guru Besar sekaligus Dekan FISIP UIN Sunan Ampel Surabaya, Akh Muzakki.

Kemudian, Rektor IAIN Pontianak, Syarif; Dosen IAIN Pontianak, Wajidi Sayadi; Wakil Rektor I IAIN Pontianak, Hermansyah; serta Retor UIN Ar-Raniry Banda Aceh, Warul Walidin.

Febri

Baca Juga: Romi Kembali Dijebloskan ke Penjara Usai KPK Cabut Masa Pembantaran

‎Menurut Febri, pihaknya masih akan terus mendalami peran Romi dalam dugaan jual-beli jabatan r‎ektor dengan memeriksa sejumlah saksi dari unsur para rektor ataupun guru besar. KPK akan mendalami dugaan jual-beli jabatan calon rektor tersebut ke para rektor ataupun guru besar yang sudah terpilih, pada esok hari.

"Besok kami masih akan melakukan pemeriksaan terhadap saksi-saksi yang lain yang pernah menjadi mencalonkan diri dalam proses pemilihan rektor di kampus UIN tersebut, nanti akan diinformasikan lebih lanjut untuk kasus tersebut," jelas dia. ‎

Diketahui, KPK saat ini sedang mengembangkan kasus dugaan suap jual-beli jabatan di lingkungan Kemenag. KPK mulai menyelidiki dugaan korupsi sistem pemilihan rektor perguruan tinggi dibawah Kementerian Agama (Kemenag).

Sebelumnya, KPK telah menetapkan mantan Ketum Partai Persatuan dan Pembangunan (PPP), M Romahurmuziy sebagai tersangka. Anggota Komisi XI DPR RI tersebut diduga terlibat kasus jual-beli jabatan di Kementeriaan Agama (Kemenag).

Romi ditetapkan tersangka bersama dua orang lainnya yakni, Kepala Kantor Kemenag Kabupaten Gresik, Muhammad Muafaq Wirahadi dan Kepala Kantor Wilayah (Kakanwil) Kemenag Provinsi Jawa Timur (Jatim), Haris Hasanuddin.

Sejalan dengan kasus dugaan jual-beli jabatan yang menyeret Romi, KPK juga menerima banyak laporan terkait adanya indikasi korupsi sistem pemilihan rektor perguruan tinggi dibawah Kementerian Agama (Kemenag).

(edi)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini