Advertisement
Advertisement
Advertisement
INFOGRAFIS INDEKS
Advertisement

Ini Langkah Kementan untuk Antisipasi Kekeringan Sawah di Kebumen

Ini Langkah Kementan untuk Antisipasi Kekeringan Sawah di Kebumen
Foto: dok.Kementan
A
A
A

Perlu diketahui bahwa pada 2018 Kabupaten Kebumen mendapatkan alokasi pompa air sebanyak 15 unit (3 inch) dari Kementan. Semua pompa itu sudah terdistribusi secara merata di daerah-daerah yang berpotensi mengalami kekeringan. Meski begitu upaya tak sampai di sana, sebab akan dikerahkan juga pompa dengan kapasitas yang lebih besar.

"Akan diupayakan pompa dengan kapasitas yang lebih besar (6 inc) agar dapat mengalirkan air dari saluran irigasi di Desa Tanjungsari ke saluran irigasi tersier yang menuju Desa Sidomoro, sehingga dapat menambah ketersediaan air," tambahnya.

Sementara di Kecamatan Petanahan, luas standing crop yang mengalami kekeringan mencapai 20 Ha pada umur tanaman 12 HST. Kejadian kekeringan ini baru pertama kali terjadi di sana.

"Kekeringan tanaman padi pada Kecamatan Petanahan ini disebabkan oleh kondisi iklim dimana musim kemarau maju, masa tanam mundur, air irigasi dari DI Wadaslintang tidak bisa mencapai Petanahan karena kondisi saluran irigasi tersier belum permanen sehingga banyak terjadi kehilangan air, dan tidak bisa menggunakan air tanah karena air berminyak dan asin," ucap Sarwo Edhy.

Untuk itu solusi yang sedang diupayakan yakni menerapkan sistem gilir giring setiap 6 hari sekali mendapat giliran 1 hari untuk pengairan. Selain itu juga dilakukan rehabilitasi saluran irigasi tersier sejauh 300 meter.

(Abu Sahma Pane)

News Okezone memberikan berita terkini dengan akurat dan terpercaya. Ikuti informasi terbaru tentang politik, sosial, dan peristiwa penting lainnya, langsung dari sumber yang terpercaya.

      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita news lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement