nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Terungkap, Ini Alasan Sugeng Mutilasi dan Buang Potongan Tubuh Korban di Malang

Avirista Midaada, Jurnalis · Selasa 18 Juni 2019 17:49 WIB
https: img-z.okeinfo.net content 2019 06 18 519 2067943 terungkap-ini-alasan-sugeng-mutilasi-dan-buang-potongan-tubuh-korban-di-malang-CMX58m9hQ8.jpg Rekonstruksi Adegan Mutilasi di Pasar Besar Malang, Jawa Timur, Selasa (18/6/2019). (foto: Avirista Midaada/Okezone)

KOTA MALANG - Fakta baru terungkap saat proses rekonstruksi pembunuhan dan mutilasi di Lantai 2 Pasar Besar Kota Malang. Tersangka Sugeng Santoso ternyata berniat untuk membuang potongan tubuh korbannya di luar area pasar.

Kasat Reskrim Polres Malang Kota AKP Komang Yogi Arya Wiguna membenarkan bila Sugeng memang punya niat untuk membuang potongan tubuh korbannya ke luar pasar. Hal ini dimaksudkan untuk menghilangkan jejak perbuatannya.

Baca Juga: Rekonstruksi Kasus Mutilasi di Malang, Pelaku Peragakan 38 Adegan 

"Setelah melakukan mutilasi dia ingin menghilangkan jejak dengan menyebarkan potongan tubuh ke luar area pasar," ungkap Komang.

Namun terbatasnya waktu membuat pelaku mengurungkan niatnya. "Karena tidak ada kesempatan waktu akhirnya potongan tubuh korban disebar sekitar lokasi pembunuhan," ungkap Komang Yogi.

Rekonstruksi berjalan dengan lancar, Sugeng Santoso (49) warga Jodipan Wetan memeragakan dengan tenang adegan mulai ia datang bersama korbannya di lantai 2 Pasar Besar, berniat melakukan adegan tak senonoh meski tidak jadi, hingga membunuh korban di tangga dan membawa tubuhnya ke kamar mandi untuk dimutilasi.

Selanjutnya tersangka menaruh bagian tubuh mulai pergelangan kaki, tangan, dan kepala di sekitar tangga, sedangkan bagian tubuh yang utuh mulai dari badan hingga paha diletakkan di dalam kamar mandi tempat ia memutilasi korbannya.

Baca Juga: Fakta Baru Kasus Mutilasi di Malang: Pelaku dan Korban Sempat Ingin Bersetubuh, tapi... 

Diberitakan sebelumnya, Sugeng Santoso tunawisma asal Jodipan Wetan akhirnya ditetapkan sebagai tersangka pembunuhan dan pemutilasi jasad perempuan yang ditemukan pada Selasa siang 14 Mei 2019 di Lantai 2 Pasar Besar Kota Malang.

Ia ditetapkan tersangka berdasarkan hasil penyelidikan dan pengendusan dari anjing pelacak dari unit K9 Polres Malang Kota.

(fid)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini