nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Rekonstruksi Mutilasi Digelar Guna Lengkapi Berkas Pemeriksaan ke Kejaksaan

Avirista Midaada, Jurnalis · Selasa 18 Juni 2019 18:27 WIB
https: img-z.okeinfo.net content 2019 06 18 519 2067960 terungkap-ini-alasan-sugeng-mutilasi-dan-buang-potongan-tubuh-korban-di-malang-jVkIRtLJPX.jpg Proses Evakuasi Jasad Korban Mutilasi di Pasar Besar Kota Malang (foto: Avirista Midaada/Okezone)

KOTA MALANG - Proses reka ulang pembunuhan dan mutilasi di Pasar Besar Kota Malang oleh tersangka Sugeng Santoso dilakukan guna melengkapi berkas berita acara pemeriksaan yang sudah disusun penyidik kepolisian.

Kasat Reskrim Polres Malang Kota AKP Komang Yogi Arya Wiguna mengatakan guna mendukung hal tersebut, pihak kepolisian sengaja mendatangkan jaksa dan pengacara pelaku untuk melihat lebih jauh proses pembunuhan dan mutilasi yang sempat menggemparkan warga Kota Malang Mei lalu.

Baca Juga: Rekonstruksi Kasus Mutilasi di Malang, Pelaku Peragakan 38 Adegan 

Rekonstruksi Adegan Mutilasi di Pasar Besar Malang, Jawa Timur (foto: Avirista Midaada/Okezone)

"Jadi kegiatan ini (rekonstruksi) melibatkan dan menerangkan ke jaksa, terkait dengan perbuatan tersangka yang memenuhi alat bukti dan yang sudah diserahkan penyidik kepada jaksa," kata Komang, Selasa (18/6/2019) di Pasar Besar Kota Malang.

Saat ini menurut Komang berkas pemeriksaan Sugeng sudah diserahkan ke Kejaksaan dengan status tahap 1 dan terus diproses untuk perlengkapan berkasnya.

"Berkas sudah di kejaksaan sudah tahap 1. Tinggal beberapa petunjuk lagi kami lengkapi terkait pemeriksaan saksi, selanjutnya bisa P21," tuturnya.

Baca Juga: Terungkap, Ini Alasan Sugeng Mutilasi dan Buang Potongan Tubuh Korban di Malang 

Rekonstruksi Adegan Mutilasi di Pasar Besar Malang, Jawa Timur (foto: Avirista Midaada/Okezone)

Sebelumnya Sugeng Santoso warga Jodipan Wetan akhirnya ditetapkan sebagai tersangka pembunuhan dan pemutilasi jasad perempuan yang ditemukan pada Selasa siang 14 Mei 2019 di Lantai 2 Pasar Besar Kota Malang.

Sugeng disangkakan bersalah lantaran dari hasil penyelidikan polisi dan pengendusan bau jejak oleh anjing pelacak mengarah ke dirinya.

(fid)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini