JAKARTA - Menteri Pertahanan (Menhan) Ryamizard Ryacudu, mendukung upaya pembentukan tim gabungan pencari fakta (TGPF) untuk mengusut kerusuhan 21-22 Mei 2019 di depan Gedung Badan Pengawas Pemilu, asal semua pihak di dalamnya netral.
"Orangnya harus tidak berpihak, harus mental, moral baik, tidak masalah. Tapi kalau orangnya ke sana ke sini, itu berbahaya," katanya, setelah menghadiri rapat tertutup bersama TNI dengan Komisi I DPR, di Senayan, Jakarta, Rabu (19/6/2019).
Baca Juga: Polda Metro Sebut 234 Polisi Jadi Korban Kerusuhan 21-22 Mei

Dia menambahkan, TGPF itu harus benar-benar mencari kebenaran bukan malah sebaliknya mencari-cari kesalahan. "Kalau mencari kesalahan itu salah terus, tidak ada yang benar," tuturnya mantan kepala staf TNI AD itu.
Polisi, kata dia, juga memiliki perangkat mengenakan pasal dalam mengusut kasus kericuhan tersebut untuk menegakkan hukum.
Sebelumnya, Wakil Ketua DPR Koordinator Bidang Politik dan Keamanan, Fadli Zon, mendorong pemerintah untuk segera membentuk TGPF dalam mengusut tuntas kericuhan 21-22 Mei.