nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Mahasiswi S2 UNS Nekat Gantung Diri

Agregasi Solopos, Jurnalis · Rabu 19 Juni 2019 03:35 WIB
https: img.okeinfo.net content 2019 06 19 512 2068077 mahasiswi-s2-uns-nekat-gantung-diri-zLS3PVmqNz.jpg Ilustrasi Gantung Diri (Foto: Shutterstock)

SOLO - Seorang mahasiswi program pascasarjana Universitas Sebelas Maret (UNS) Solo, Desti Nurfaliqoh (25) ditemukan tewas tergantung di kamar indekosnya, Senin 17 Juni 2019.

Mayat Desti Nurfaliqoh ditemukan oleh temannya yang datang berkunjung ke indekos di Kampung Gendingan RT003/RW015 Kelurahan Jebres, Solo.

Desti Nurfaliqoh yang merupakan warga Kabupaten Ketapang, Kalimantan Barat, diduga nekat mengakhiri hidup karena depresi. Hal tersebut dibenarkan Kapolsek Jebres, Kompol Juliana Bangun, yang terjun ke tempat kejadian perkara (TKP) seusai menerima laporan.

Berdasarkan catatan kepolisian, Desti diketahui sebagai pasien psikiatri RS Hermina Solo. Menurut rekannya, Desti memiliki masalah dengan keluarga. Desti sering merasa tertekan karena dibandingkan dengan adiknya yang dianggap lebih pintar.

Gandir

Baca Juga: Diduga Punya Masalah Pribadi, Mahasiswi Cantik Bunuh Diri di Emporium Mal

Sejumlah netizen menilai kisah tragis yang dialami Desti semestinya menjadi pelajaran berharga bagi para orangtua. Beragam komentar tersebut dibagikan melalui akun Instagram.

“Pelajaran buat orangtua. Jangan membanding-bandingkan anaknya. Semua orang itu ada kelebihan dan kekurangan masing-masing. Dorong saja kelebihannya walaupun sedikit tanpa membandingkan kekurangannya. Itu lebih baik,” komentar @metalizmstudio.

“Hikmahnya, jangan sering membandingkan anakmu. Apalagi dengan anak tetanggamu. Semua orang punya kebelihan masing-masing,” imbuh @mustofaakbar56.

“Banding-bandingkan saja terus. Pemikiran orangtua kolot,” lanjut @plekythedog.

Diberitakan sebelumnya, Desti Nurfaliqoh cukup aktif menggunakan akun media sosialnya, khususnya Facebook. Beberapa waktu lalu dia sangat aktif mengampanyekan anti-bunuh diri. Desti juga dikenal sebagai sosok yang positif. Desti kerap mengunggah kata-kata motivasi dan informasi mengenai beasiswa.

(edi)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini