nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Gunung Merapi Kembali Meluncurkan Lava Pijar ke Hulu Kali Gendol

Antara, Jurnalis · Senin 24 Juni 2019 14:29 WIB
https: img-k.okeinfo.net content 2019 06 24 510 2070197 gunung-merapi-kembali-meluncurkan-lava-pijar-ke-hulu-kali-gendol-7tjyGTKcsJ.jpg Gunung Merapi. (Foto: Aloysius Jarot Nugroho/Pri/Antaranews)

YOGYAKARTA Gunung Merapi yang berada di perbatasan Daerah Istimewa Yogyakarta dan Jawa Tangah pada hari ini meluncurkan dua kali guguran lava pijar ke arah hulu Kali Gendol. Demikian sebagaimana dilaporkan Balai Penyelidikan dan Pengembangan Teknologi Kebencanaan Geologi (BPPTKG).

Mengutip dari Antaranews, Senin (24/6/2019), Kepala BPPTKG Hanik Humaida melalui keterangan resminya menyebutkan dua guguran lava yang terpantau melalui CCTV pada periode pengamatan pukul 00.00 sampai 06.00 WIB memiliki jarak luncur 600 hingga 800 meter.

(Baca juga: Gunung Merapi Muntahkan Lava Pijar 7 Kali)

Selain guguran lava pijar, selama periode tersebut BPPTKG juga merekam 6 gempa guguran dengan amplitudo 8–30 mm dan durasi 42,36–83,4 detik, 1 kali gempa embusan dengan amplitudo 10 mm dan durasi 39,6 detik, 2 gempa frekuensi rendah dengan amplitudo 2 mm selama 16,96–18,24, dan 1 kali gempa tektonik jauh dengan amplitudo 14 mm selama 116 detik.

Hasil pengamatan visual menunjukkan asap kawah teramati berwarna putih dengan intensitas tipis dan tinggi 100 meter di atas puncak kawah.

Gunung Merapi. (Foto: Antaranews)

Angin di gunung itu bertiup lemah ke arah timur dan tenggara. Suhu udara 0–0 derajat Celsius, kelembapan udara 12,4–19 persen, dan tekanan udara 55–76 mmHg.

Hingga saat ini BPPTKG mempertahankan status Gunung Merapi pada Level II atau Waspada. Sementara tidak merekomendasikan kegiatan pendakian, kecuali untuk kepentingan penyelidikan dan penelitian yang berkaitan dengan mitigasi bencana.

(Baca juga: Gunung Merapi Kembali Semburkan Awan Panas, Jarak Luncur 1.200 Meter)

BPPTKG mengimbau warga tidak melakukan aktivitas dalam radius 3 kilometer dari puncak Gunung Merapi.

Sehubungan semakin jauhnya jarak luncur awan panas guguran Merapi, BPPTKG mengimbau warga yang tinggal di kawasan alur Kali Gendol meningkatkan kewaspadaannya.

Masyarakat juga diminta tidak terpancing isu-isu mengenai erupsi Gunung Merapi yang tidak jelas sumbernya dan tetap mengikuti arahan aparat pemerintah daerah atau menanyakan langsung ke Pos Pengamatan Gunung Merapi atau Kantor BPPTKG, atau melalui media sosial BPPTKG.

(han)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini