nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Berisik di Kelas, 2 Murid TK Dipaksa Tidur di Halaman Sekolah saat Siang Hari

Rachmat Fahzry, Jurnalis · Selasa 25 Juni 2019 21:08 WIB
https: img-k.okeinfo.net content 2019 06 25 18 2070820 berisik-di-kelas-2-murid-tk-dipaksa-tidur-di-halaman-sekolah-saat-siang-hari-WLFivZJrAa.jpg Dua siswa (TK) di China dipaksa tidur di halaman sekolah karena berisik di kelas. Foto/Daily Mail

LONGHAI - Dua murid taman kanak-kanak (TK) di China dipaksa oleh gurunya tidur di jalanan saat siang hari sebagai hukuman karena terlalu berisik di kelas.

Rekaman yang beredar di media sosial menunjukkan seorang anak laki-laki terbaring di halaman dan seorang gadis berdiri di sebelahnya memegang selimut di sebuah sekolah di Longhai, provinsi Fujian pada Rabu pekan lalu. Saat itu suhu di sana mencapai hingga 33 derajat Celcius.

Guru itu menjemur kedua muridnya karena terlalu berisik hingga mengganggu teman-teman sekelas mereka selama waktu tidur siang.

Guru bermarga Guo itu telah dipecat dari TK Da Feng Che dan sekolah diperintahkan untuk ditutup, menurut biro pendidikan kota Longhai dalam sebuah pernyataan.

“Anak-anak dijemur di bawah matahari selama dua menit,” isi pernyataan biro pendidikan itu.

BacaPegawai Stasiun Ini Ditusuk Penumpang yang Kesal Ketinggalan Kereta

BacaKaryawan di China Dipecat Setelah Balas Pesan WeChat Bos dengan Emoji

Sekolah telah diperintahkan untuk melakukan perbaikan, dan mungkin masih menghadapi hukuman lebih lanjut dalam bentuk denda atau peringatan formal.

Foto/Daily Mail

Warganet terkejut dengan kejadian itu dan menyebut guru itu orang yang kejam.

“Bagaimana orang ini menjadi pendidik? Ini tidak bisa diterima!” kata seorang warganet di situs microblogging China, Weibo. Lainnya menambahkan, "Mereka harus memiliki daftar hitam industri pendidikan.".

Seorang warganet lainnya menilai hukuman siswa TK itu sebagai kekerasan fisik

"Mungkin ada beberapa konsekuensi serius jika anak-anak tetap tidur di sana," komentar yang lain.

Berbagai insiden pelecehan anak dalam beberapa tahun terakhir telah menghantui industri pra-sekolah China.

Para ahli sebelumnya mengatakan kepada South China Morning Post bahwa pelecehan di sekolah-sekolah China daratan adalah karena pola pikir di masyarakat bahwa orang dewasa dapat menggunakan metode yang mereka anggap tepat, seperti memukul, memarahi dan menganiaya atau kekerasan untuk mengendalikan atau mendidik anak-anak.

(fzy)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini