nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Struktur Bangunan Kuno Kembali Ditemukan di Jombang, Diduga Peninggalan Kerajaan Majapahit

Avirista Midaada, Jurnalis · Selasa 25 Juni 2019 16:02 WIB
https: img-k.okeinfo.net content 2019 06 25 519 2070700 struktur-bangunan-kuno-kembali-ditemukan-di-jombang-diduga-peninggalan-kerajaan-majapahit-XBbSDwjcYa.jpg Situs kuno diduga peninggalan Kerajaan Majapahit ditemukan di Jombang (Foto: BPCB Jawa Timur)

JOMBANG - Sebuah bangunan yang diduga situs kuno kembali ditemukan. Kali ini penemuan struktur bangunan yang diduga situs kuno terletak di Desa Bulurejo, Kecamatan Diwek, Kabupaten Jombang.

Bangunan yang diduga situs kuno ini ditemukan pertama kali oleh Suwandi (49) di ladang tebu milik Muhaimin pada Selasa (25/6/2019).

Menurut Arkeolog Balai Pelestarian Cagar Budaya (BPCB) Jawa Timur, Wicaksono Dwi Nugroho, penemuan struktur bangunan situs kuno ini diduga masih berkaitan dengan bangunan kuno yang ditemukan di Desa Sugihwaras, Kecamatan Ngoro, Kabupaten Jombang yang masih bersebelahan.

"Kebetulan Desa Sugihwaras dan Desa Bulurejo ini bersebelahan dugaannya masih satu lokasi yang sebelumnya ditemukan pada 2017 merupakan peninggalan masa Kerajaan Majapahit. Tadi ditemukan saat menggali pasir di lahan tebu," ungkap Wicaksono saat dihubungi okezone.

Situs bangunan kuno yang diduga peninggalan kerajaan Majapahit ditemukan di Jombang

Baca Juga: Situs Peninggalan Kerajaan Majapahit Sepanjang 21 Meter Ditemukan di Mojokerto

Ia menambahkan, awalnya Suwandi selaku sang penemu hendak menggali pasir untuk tanah uruk. Sampai akhirnya ia menemukan struktur bangunan kuno tersebut.

"Jadi di lokasi ini sekarang lahan tebu beberapa bagian digali tanahnya untuk dijual sebagai tanah uruk. Tadi yang menggali menemukan adanya struktur bangunan lalu terus digali," jelasnya.

Jika melihat lokasi penemuan struktur bangunan yang diduga situs kuno, Wicaksono menduga area penyebarannya cukup luas dan merupakan peninggalan Kerajaan Majapahit.

"Memanjang ke arah barat timur dari arah Desa Sugihwaras ke Desa Bulurejo. Struktur batanya memanjang seperti dinding-dinding lebih dari 50 meter. Di Desa Bulurejo di utaranya penemuan Sugihwaras karena tersingkap aktivitas tanah," tuturnya.

(aky)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini