nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Sindikat Praktik Aborsi Antar-Kota di Jatim Dibongkar

Syaiful Islam, Jurnalis · Selasa 25 Juni 2019 20:06 WIB
https: img-k.okeinfo.net content 2019 06 25 519 2070846 sindikat-praktik-aborsi-antar-kota-di-jatim-dibongkar-4dukhWNNpN.jpg Ilustrasi

SURABAYA - Subdit IV Ditreskrimsus Polda Jawa Timur (Jatim) berhasil mengungkap sindikat praktik aborsi. Praktik aborsi sendiri sudah berjalan selama dua tahun, dan telah mengaborsi sekitar 20 pasien dari 7 TKP.

Ke-7 TKP tersebut diantaranya meliputi Surabaya, Sidoarjo, Kediri, Banyuwangi, dan Blitar. Tarif yang dipatok untuk sekali aborsi bervariatif tergantung dari tingkat kesulitan antara Rp 1 juta hingga Rp 3,5 juta.

Ironisnya, pelaku yang melakukan aborsi bukan bidan atau perawat, melainkan teller obat. Identitas tersangka diketahui berinisial LWP (28) warga Surabaya. Dalam menjalankan praktek ilegalnya, LWP dibantu FTA (32) warga Sidoarjo.

Ilustrasi Aborsi

Serta MSA (32), RMS (26), MB (34) dan VN (26) warga Surabaya. Terakhir TS (30) warga asal Sukoharjo. Kini ketujuh tersangka meringkuk dibalik jeruji besi mapolda Jatim untuk mempertanggungjawabkan perbuatannya.

Wadireskrimsus Polda Jatim AKBP Arman Asmara Syarifuddin menjelaskan, dua tersangka utama dalam kasus ini yakni LWP dan FTA. Untuk LWP berperan sebagai pengaborsi, sedangkan FTA sebagai penyuplai obat-obatan khusus menggugurkan kandungan.

"Kami menangkap lima tersangka lainnya berdasarkan pengembangan dari dua tersangka utama LWP dan FTA. LWP ditangkap tim saat menunggu pasien di salah satu hotel jalan Diponegoro surabaya," terang Arman, Selasa (25/6/2019).

Arman menjelaskan, dalam memasarkan jasa praktik aborsi, tersangka tidak menggunakan media sosial. Melainkan melalui mulut ke mulut. Ketika tersangka LWP mendapat pasien, langsung menghubungi tersangka FTA untuk memesan obat.

"Kemudian tersangka membooking hotel untuk proses praktik aborsi di dalam kamar. Untuk harga jasa aborsi antara Rp 1 juta sampai Rp 3,5 juta sekali aborsi. Untuk pasiennya rata-rata berusia 25 sampai 30 tahun," tandasnya.

(kha)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini