Kapolri Tegaskan Pengamanan Hasil Sidang MK Tidak Gunakan Peluru Tajam

Muhamad Rizky, Jurnalis · Selasa 25 Juni 2019 17:59 WIB
https: img-z.okeinfo.net content 2019 06 25 605 2070779 kapolri-tegaskan-pengamanan-hasil-sidang-mk-tidak-gunakan-peluru-tajam-45wAbGSCcW.jpg Tito Karavian (Okezone)

JAKARTA - Kapolri Jendral Pol Tito Karnavian menegaskan kepada anak buahnya yang mengamankan sidang pembacaan putusan sengketa hasil Pilpres 2019 untuk tidak membawa peluru tajam.

"Saya sudah menegaskan kepada anggota saya tidak boleh membawa peluru tajam itu prosedur tetapnya," kata Tito di Mabes Polri, Jalan Trunojoyo, Jakarta Selatan, Selasa (25/6/2019).

 Baca juga: JK: Tak Ada Halalbihalal Sambil Demo

Menurut Tito menjelaskan pihaknya telah melarang massa yang melakukan aksi di MK. Pihaknya juga tidak akan tinggal diam jika masa tetap melakukan aksi karena akan dibubarkan secara paksa, apalagi aksi dilakukan secara tidak tertib dan menimbulkan kericuhan.

"Kalau ada yang melakukan kerusuhan pasti kita lakukan tindakan tegas tapi tindakan tegasnya terukur maka saya perintahkan jangan bawa peluru tajam," ungkapnya.

 Baca juga: Bakal Ada Aksi Massa saat MK Bacakan Putusan, Wiranto: Ini Gerakan untuk Apa?

"Jadi nanti kalau ada peluru tajam bukan dari Polri dan TNI karena tegas saya dengan pak Panglima itu sudah menyampaikan kepada para komandan, maksimal yang kita gunakan adalah pluru karet, itu pun teknisnya ada dan kita akan berikan warning sebelumnya," tambahnya.

Adapun terkait pengamanan gedung MK sendiri Tito mengatakan pihaknya telah menyiapkan pasukan 45.000 personel gabungan dari Polri dan TNI.

 Baca juga: 8.000 Personel Jaga Keamanan KPU Jelang Penetapan Pemenang Pilpres

"Kekuatan kita juga saya berkoordinasi dengan Panglima TNI bapak Kasad kita sudah persiapkan pasukan saya kira hampir 45 ribu ya kita siapkan," tukasnya.

(rzy)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini