Saksi Prabowo-Sandi di MK yang Berstatus Tahanan Kini Dijebloskan ke Penjara

Wahyudi Aulia Siregar, Jurnalis · Rabu 26 Juni 2019 13:01 WIB
https: img-o.okeinfo.net content 2019 06 26 605 2071082 saksi-prabowo-sandi-di-mk-yang-berstatus-tahanan-kini-dijebloskan-ke-penjara-rYmd3mxXRn.jpg Rahmadsyah Sitompul, Jadi Salah Seorang Saksi yang Diajukan oleh Tim Hukum Prabowo-Sandi dalam Sidang Gugatan Pilpres 2019 di MK (foto: Ist)

MEDAN - Jaksa Penuntut Umum (JPU) dari Kejaksaan Negeri Kisaran menjebloskan Rahmadsyah Sitompul ke penjara. Saksi pasangan calon presiden dan calon wakil presiden nomor urut 02, Prabowo-Sandiaga pada gugatan hasil pemilihan presiden dan wakil presiden (Pilpres) di Mahkamah Konstitusi itu kini mendekam di (Rutan) Labuhan Ruku, Batubara, Sumatera Utara.

Rahmadsyah ditahan atas perintah hakim Pengadilan Negeri Kisaran, yang menaikkan statusnya dari tahanan kota menjadi tahanan rutan. Itu dilakukan lantaran Rahmadsyah tidak kooperatif untuk hadir dalam dua persidangan kasus dugaan pelanggaran Undang-Undang Informasi dan Transaksi Elektronik.

Baca Juga: Terungkap! 1 Saksi Kubu Prabowo Ternyata Seorang Terdakwa 

Tim Hukum Prabowo-Sandiaga Hadirkan 15 Saksi dan 2 Ahli di MK

Yakni persidangan tanggal 21 Mei 2019 dan 18 Juni 2019. Dalam persidangan itu, Rahmadsyah didudukkan sebagai terdakwa.

Kepala Seksi Peneranga Hukum pada Kejaksaan Tinggi Sumatera Utara (Kejati Sumut) Sumanggar Siagian saat dimintai konfirmasi, membenarkan penahanan itu.

"Iya benar, yang bersangkutam sudah dilakukan penahanan. Itu karena yang bersangkutan tidak hadir dalam dua persidangan. Jadi penahanan diputuskan hakim demi lancarnya persidangan kasus yang menjerat terdakwa,"sebutnya.

Sumanggar menjelaskan, Rahmadsyah ditahan sebagai tahanan kota oleh penuntut umum sejak 1 April 2019 sampai 20 April 2019. Kemudian dilanjutkan oleh majelis hakim sejak 10 April 2019 sampai 9 Mei 2019. Lalu, dilakukan perpanjangan penahanan oleh Wakil Ketua Pengadilan Negeri Kisaran sejak 10 Mei 2019 sampai 8 Juli 2019.

Baca Juga: Tim Hukum Prabowo Tak Tahu Saksinya Berstatus Tahanan Kota 

Pada 19 Mei 2019, Rahmadsyah hadir di sidang gugatan pilpres di Mahkamah Konstitusi (MK) sebagai saksi dari tim Prabowo-Sandiaga. Saat sidang, Rahmadsyah menjelaskan bahwa dia berstatus tahanan kota dan ke Jakarta dengan alasan membawa orang tuanya untuk berobat.

"Kalau soal itu (jadi saksi di MK) kita kurang tahu (apakah dijadikan pertimbangan hakim). Tapi yang pasti itu keputusan hakim," ucap dia.

(fid)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini