Advertisement
Advertisement
Advertisement
INFOGRAFIS INDEKS
Advertisement

Pacar Tidak Dibunuh, Ibu dan Anak Laporkan Pembunuh Bayaran ke Polisi

Rachmat Fahzry , Jurnalis-Kamis, 27 Juni 2019 |16:13 WIB
Pacar Tidak Dibunuh, Ibu dan Anak Laporkan Pembunuh Bayaran ke Polisi
Ilustrasi Foto/Okezone
A
A
A

MADRID – Pasangan ibu dan anak melaporkan pembunuh bayaran yang mereka sewa ke polisi karena gagal membunuh pasangan ibu itu.

Mengutip Metro, Kamis (27/6/2019) pasangan ibu-anak yang tidak disebutkan namanya, berusia 52 dan 20 tahun, membayar uang muka kepada pacar putrinya sebesar € 7.000 (setara Rp112 juta) untuk membunuh pasangan ibu itu dan menjual organ-organnya.

Pembunuh bayaran itu mengaku kepada kliennya bahwa dia adalah mata-mata pemerintah dan membutuhkan uang tunai yang akan digunakan untuk menemukan calon korban dan membunuhnya.

Namun pembunuhan itu tidak dilakukan sehingga pasangan ibu-anak itu melapor ke polisi untuk karena kehilangan uang.

BacaIngin Masuk Spanyol, Pengungsi Terciduk Mengumpet di Dasbor Mobil

BacaMomen Banteng Tanduk Bokong Matador: Pria Prancis Terluka 25 Cm di Dubur

Pacar anak perempuan itu, yang mengaku telah memenangkan sejumlah medali sebagai agen rahasia untuk badan intelijen resmi Spanyol CNI, ditangkap beberapa jam kemudian.

Polisi juga menyita kontrak yang ditandatangani oleh ketiganya yang menyatakan pembunuhan akan dilakukan oleh kelompok spesialis operasi anti-teroris. Pembunuhan akan dilakukan antara 60 dan 180 hari setelah perjanjian tertulis dibuat.

Sumber kepolisian Spanyol mengatakan ketiganya tidak ada memiliki catatan kriminal.

Mereka saat ini dalam jaminan telah setelah dibebaskan oleh hakim usai diinterogasi sambil menunggu pengadilan.

(Rachmat Fahzry)

News Okezone memberikan berita terkini dengan akurat dan terpercaya. Ikuti informasi terbaru tentang politik, sosial, dan peristiwa penting lainnya, langsung dari sumber yang terpercaya.

      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Telusuri berita news lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement