Begini Rencana Parpol Koalisi Prabowo-Sandi Apabila Kalah Dalam Putusan MK

Muhamad Rizky, Okezone · Kamis 27 Juni 2019 13:56 WIB
https: img.okezone.com content 2019 06 27 605 2071599 begini-rencana-parpol-koalisi-prabowo-sandi-apabila-kalah-dalam-putusan-mk-OUepz7IPvZ.jpg Sekjen Partai Berkarya, Priyo (foto: Rizki/Okezone)

JAKARTA - Pasangan calon presiden dan wakil presiden nomor urut 02 Prabowo-Sandiaga Uno mengundang parpol koalisi Indonesia Adil Makmur, untuk hadir nonton bareng sidang pembacaan putusan hasil sengketa Pilpres 2019 di kediamannya di Jalan Kertanegara IV, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan.

Rencananya usai menyaksikan pembacaan putusan tersebut, Prabowo-Sandi bersama parpol koalisinya akan membahas sikap koalisi partainya ke depan. Rencana pembahasan itu sendiri dibenarkan oleh Sekretaris Jendral Partai Berkarya, Prio Budi Santoso.

"Mumpung kita ketemu nanti akan ada pembicaran-pembicaraan tentang ke depan sikap politik seperti apa," kata Prio di Kertanegara IV, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, Kamis (27/6/2019).

Prio mengatakan, ada sejumlah opsi yang akan dilakukan parpol koalisi Indonesia Adil Makmur, salah satunya ingin meneruskan koalisi dengan memperkuat oposisi terhadap pemerintah.

 BPN Prabowo-Sandiaga Uno

"Ada pikiran-pikiran yang berkembang kemungkinan koalisi ini diteruskan untuk melakukan langkah atau kekuatan penyeimbang yang konstruktif atau oposisi yang konstruksif," ungkapnya.

Menurut Prio, rencana meneruskan koalisi untuk membangun oposisi tersebut banyak didorong oleh partai koalisi, meski begitu ada pula yang berpikiran pragmatis untuk tidak melanjutkan koalisi.

"Ada juga yang berpikiran dengan alasan-alasan pragmatis politik dan seterusnya, godaan-godaan pragmatisme politik kan ada di depan kita. (namun) pikiran-pikiran (itu kami) pasrahkan masing-masing kepada partai, itu juga padangan tidak salah, nanti opsi itu tersedia siapa tahu nanti kalau hakim MK memutuskan lain ini semua akan bergatung pada suasana yang diputuskan hakim nanti," ungkapnya.

Namun Prio meyakini baik Prabowo maupun Sandiaga akan terus berjuang menjadi oposisi bagi pemerintah.

"Kalau pak Prabowo dan Sandiaga Uno sebagai pemimpin hebat, saya menduga dan berasumsi kuat, beliau ingin membangun koalisi penyeimbang dan oposisi kontruktif kedepannya. agar pemerintah yang terpilih mendapat masukan yang berharga untuk bangun demokrasi yang hebat," tukasnya.

 Sidang Gugatan Pilpres di MK

(wal)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini