Gugatan Prabowo Ditolak MK, Yusril: Hentikan Meme Hasutan di Medsos

Puteranegara Batubara, Jurnalis · Kamis 27 Juni 2019 22:37 WIB
https: img.okeinfo.net content 2019 06 27 605 2071896 gugatan-prabowo-ditolak-mk-yusril-hentikan-meme-hasutan-di-medsos-tg9kRLojZX.jpg

JAKARTA - Ketua tim hukum Jokowi-Ma'ruf, Yusril Ihza Mahendra berharap seluruh masyarakat bisa legowo menerima hasil putusan Mahkamah Konstitusi (MK) soal sengketa Pemilu 2019.

Menurut Yusril, perdebatan soal adanya kecurangan di Pilpres 2019 sudah berakhir setelah adanya ketukan palu Mahkamah. Sehingga, dia berharap tidak adalagi Meme yang bernada hasutan di Media Sosial (Medsos).

"Jangan lagi ada meme dibuat. Jangan lagi ada WA macam-macam yang isinya menghasut supaya orang menganggap Pemilu ini penuh dengan kecurangan karena sudah diberikan kesempatan untuk membuktikan tapi tidak berhasil membuktikannya," kata Yusril di Gedung MK, Jakarta Pusat, Kamis (27/6/2019).

Yusril di Sidang Putusan Sengketa Pilpres

Sembilan Hakim Konstitusi sendiri dengan satu suara menolak seluruh petitum gugatan kubu Prabowo-Sandiaga. Dalam pertimbangannya, Hakim mematahkan seluruh dalil dari pemohon.

Yusril menambahkan, putusan Mahkamah Konstitusi sudah pada tahapan mengikat atau final. Dan yang paling terpenting, kata Yusril adalah seluruh dalil dari pemohon ditolak oleh Hakim MK.

"Yang paling penting adalah menolak permohonan pemohon seluruhnya. Dengan demikian final sudah bahwa Pilpres sudah selesai puncaknya malam ini," ujar Yusril.

Yusril mengatakan, persidangan yang dimulai sejak Jumat 14 Juni lalu itu, telah berlangsung secara terbuka, transparan, fair, jujur dan adil. Menurutnya, Majelis Hakim telah memberikan kesempatan seluasnya kepada Prabowo-Sandi sebagai pihak pemohon untuk mengemukakan dan membuktikan dalil-dalil permohonannya.

(Baca Juga: Jokowi: Sidang MK Digelar Secara Adil dan Transparan)

Termasuk tudingan telah terjadinya kecurangan secara terstruktur sistematis dan masif (TSM). Meskipun, kata Yusril, tim hukum Prabowo-Sandi gagal membuktikan dalil-dalil permohonan selama persidangan ini.

Selain itu, Yusril menyatakan, Majelis Hakim juga memberikan kesempatan kepada KPU selaku pihak termohon dan kubu Jokowi-Ma'ruf selaku pihak terkait untuk membantah dalil-dalil permohonan Prabowo-Sandi serta keterangan yang diberikan Bawaslu.

"Dan seperti kamu ketahui bersama bahwa dengan putusan MK malam ini tuduhan atau anggapan bahwa Pemilu khussunya Pilpres dilaksanakan dengan penuh kecurangan dan pelanggaran TSM tidak terbukti secara sah dan meyakinkan," tutup Yusril.

(kha)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini