nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Putin Sebut Liberalisme Sudah Usang, Puji Kebangkitan Populisme di Eropa dan Amerika

Agregasi BBC Indonesia, Jurnalis · Jum'at 28 Juni 2019 20:10 WIB
https: img-k.okeinfo.net content 2019 06 28 18 2072322 putin-sebut-liberalisme-sudah-usang-puji-kebangkitan-populisme-di-eropa-dan-amerika-cNbE7GHNxQ.jpg Presiden Rusia Vladimir Putin dengan latar depan Presiden AS Donald Trump. Foto/Sputnik

MOSKOW – Preswiden Rusia Vladimir Putin mengatakan bahwa liberalisme "sudah usang" dalam sebuah wawancara sebelum dia berangkat menghadiri KTT G20 di Jepang.

Putin mengatakan ideologi yang menyokong demokrasi Barat selama beberapa dekade terakhir telah "melampaui tujuannya".

Dia juga memuji kebangkitan populisme di Eropa dan Amerika, dengan mengatakan gagasan seperti multikulturalisme "tidak lagi dapat dipertahankan".

Komentarnya itu muncul dalam wawancara dirinya dengan Financial Times.

Hasil wawancaranya itu diterbitkan ketika para pemimpin dunia memulai pembicaraan tentang perdagangan dan keamanan di Jepang.

"[Liberalisme] tidak bisa begitu saja mendikte apa pun atau kepada siapa pun," kata Putin, yang sedang menjabat sebagai presiden selama hampir dua dekade.

Foto/RT

Dia menambahkan bahwa liberalisme bertentangan dengan "kepentingan mayoritas penduduk," dengan mengambil contoh apa yang dilakukan Kanselir Jerman Angela Merkel karena membiarkan membanjirnya migran untuk menetap di Jerman.

"Gagasan liberal ini mengandaikan bahwa tidak ada yang perlu dilakukan. Adanya kasus pengungsi melakukan pembunuhan, menjarah dan memperkosa dengan bebas, karena hak-hak mereka sebagai migran harus dilindungi."

Tak Masalah LGBT

Putin, yang kini berusia 66 tahun, juga mengatakan bahwa Rusia "tidak memiliki masalah dengan orang-orang LGBT ... tetapi beberapa hal (terkait keberadaan LGBT) terlihat terlalu berlebihan bagi kami".

"Mereka mengklaim bahwa saat ini anak-anak dapat memainkan lima atau enam peran gender," lanjutnya.

BacaPutin Pamerkan Drone Mata-Mata Rusia, Bentuknya Mirip Burung Hantu Harry Potter

BacaPresiden Putin Minta Iran Tetap Dalam Perjanjian Nuklir

"Biarkan semua orang bahagia, kita tidak punya masalah dengan itu. Tapi ini (LGBT) tidak boleh dibiarkan membayangi budaya, tradisi dan nilai-nilai keluarga tradisional jutaan orang yang membentuk populasi inti."

Selain komentar tentang liberalisme, Putin juga memuji Presiden AS Donald Trump yang disebutnya sebagai "orang berbakat" yang tahu bagaimana berhubungan dengan para pemilih.

Foto/Reuters

Namun pemimpin Rusia itu juga mengatakan unilateralisme Amerika sebagian harus disalahkan terkait adanya perang dagang yang tengah berlangsung antara China dan AS, dan ketegangan dengan Iran di Selat Hormuz.

Tetapi Presiden Uni Eropa, Donald Tusk, mengecam Putin pada Jumat, dengan mengatakan kepada wartawan bahwa dia "sangat (tidak setuju)" dengan sentimen Putin tentang liberalisme.

"Siapa pun yang mengklaim bahwa demokrasi liberal sudah usang, dia juga mengklaim bahwa kebebasan sudah usang, bahwa aturan hukum sudah usang dan bahwa hak asasi manusia sudah usang," kata Tusk.

"Apa yang benar-benar saya temukan sudah usang adalah otoritarianisme, pemujaan berlebihan pada sosok tertentu, praktik oligarki, bahkan jika nilai-nilai itu terkadang tampak efektif," tambahnya.

(fzy)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini