Pasca-Putusan MK, Semua Pihak Harus Merajut Kembali Persatuan

Achmad Fardiansyah , Okezone · Jum'at 28 Juni 2019 15:52 WIB
https: img.okezone.com content 2019 06 28 605 2072162 pasca-putusan-mk-semua-pihak-harus-merajut-kembali-persatuan-dan-kesatuan-qaGPGwxzOL.jpeg Jokowi-Ma'ruf Amin dan Prabowo-Sandiaga Uno (Foto: Okezone)

JAKARTA - Pasca-putusan sengketa Pilpres 2019 oleh Mahkamah Konstitusi (MK), pasangan Joko Widodo (Jokowi)-Ma'ruf Amin dipastikan menjadi calon presiden dan wakil presiden terpilih. Diharapkan tak ada lagi perpecahan, karena kemenangan Jokowi-Ma'ruf kemenangan rakyat Indonesia.

"Semoga dengan keluarnya putusan MK situasi politik kembali dingin dan semua pihak bisa merajut kembali persatuan dan kesatuan," kata Ketua Umum Relawan Buruh Sahabat Jokowi, Andi Gani Nena Wea kepada wartawan di Jakarta, Jumat (28/6/2019).

Andi Gani mengaku sangat bahagia dengan putusan MK yang menolak seluruh permohonan pasangan calon presiden dan wakil presiden nomor urut 02, Prabowo Subianto-Sandiaga Uno. Kini, saatnya bersama-sama mendukung presiden dan wakil presiden terpilih menjalankan pemerintahan untuk lima tahun ke depan.

Baca Juga: Bahas Kelanjutan Koalisi, Demokrat-PAN Merapat ke Kediaman Prabowo

Jokowi

Di bawah kepemimpinan Jokowi-Ma'ruf, Andi Gani meyakini keduanya akan mementingkan seluruh rakyat Indonesia di atas segalanya. Tak perlu ada kekhawatiran pembangunan di daerah yang Jokowi kalah telak tak akan dilanjutkan.

"Karena, ada anggapan pembangunan di wilayah Pak Jokowi kalah telak tidak akan dilanjutkan. Saya mengenal beliau sudah sangat lama dan dekat. Jadi, saya sangat yakin anggapan dan kekhawatiran itu tidak beralasan," tuturnya.

Presiden Konfederasi Serikat Pekerja Seluruh Indonesia (KSPSI) itu menambahkan, sudah tak perlu ada lagi kelompok 01 dan 02. Sekarang adanya 03 yakni, persatuan Indonesia. Semua elemen harus menghilangkan sekat yang terbentuk selama masa kampanye.

"Saya juga salut kepada seluruh pendukung Jokowi yang selama sidang MK menaati instruksi Jokowi untuk tidak perlu datang ke MK dan mengerahkan massa. Semua menyerahkan kepada proses hukum ke MK," katanya.

Untuk pelantikan presiden pada Oktober nanti, Andi Gani mengaku belum ada rencana apa yang akan dilakukan Relawan Jokowi, karena terpenting menjaga situasi politik menjadi teduh terlebih dahulu. Baca Juga: Demokrat: Selamat Jokowi-Ma'ruf, Terima Kasih Prabowo-Sandi Meski Setengah Legowo

(Ari)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini