Advertisement
Advertisement
Advertisement
INFOGRAFIS INDEKS
Advertisement

Jika Efek Samping Puber Politik adalah Perpecahan, Pancasila Jadi Obatnya

Wijayakusuma , Jurnalis-Sabtu, 29 Juni 2019 |10:30 WIB
Jika Efek Samping Puber Politik adalah Perpecahan, Pancasila Jadi Obatnya
Ilustrasi lambang Pancasila. (Foto: Okezone)
A
A
A

Ia melanjutkan, lalu sebagai ideologi yang diambil dari buah pemikiran Bung Karno tentang Marhaenisme, Pancasila menjadi harga mati untuk menyatukan kembali keretakan dalam masyarakat yang terjadi pasca Pilpres 2019.

Pemerintah dalam hal ini harus lebih menggenjot peran dari Badan Pembinaan Ideologi Pancasila (BPIP) agar rakyat semakin diingatkan tentang pentingnya menjaga persatuan sebagai sebuah bangsa besar.

"Di luar itu, apakah itu yang berbau SARA, komunis, hoaks, apa saja, semua akan menjadi satu untuk mempersoalkan ini. Kalau menurut saya, pemerintah harusnya tegas. Sekarang sudah ada BPIP, mestinya itu yang negara kita kembangkan terus dan kita harus tingkatkan untuk mampu menjadi light star. Tapi, memang tak semudah apa yang kita katakan," paparnya.

Slamet Hardani tokoh politik nasional. (Foto: Wijayakusuma/Okezone)

Namun, Slamet masih optimis bahwa kondisi politik di Indonesia akan bisa lebih baik ke depannya. Dengan menganut ideologi Pancasila dalam berpolitik, Indonesia diyakini dapat terus berkembang dan tak bernasib seperti negara-negara Timur Tengah yang lebih dulu mengalami imbas keganasan politik.

"Saya yakin masih ada yang akan sadar hal ini. Memang sekarang ini banyak yang mengatasnamakan Islam (untuk kepentingan politik). Tapi yang jelas bagaimana politik kebangsaan ini tetap hidup subur di negara sendiri. Insya Allah Indonesia tidak akan terjadi semacam di Timur Tengah dan sebagainya. Tapi dengan catatan, jangan leha," pungkasnya.

(Hantoro)

News Okezone memberikan berita terkini dengan akurat dan terpercaya. Ikuti informasi terbaru tentang politik, sosial, dan peristiwa penting lainnya, langsung dari sumber yang terpercaya.

      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita news lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement