nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Anggota TNI Dibunuh di Manado, Polisi Bergerak Cepat Kejar Pelaku

Subhan Sabu, Jurnalis · Sabtu 29 Juni 2019 21:44 WIB
https: img-z.okeinfo.net content 2019 06 29 340 2072671 anggota-tni-dibunuh-di-manado-polisi-bergerak-cepat-kejar-pelaku-9BzdA1Hen3.jpg Lokasi penemuan jasad anggota TNI korban pembunuhan di Manado (Foto: Subhan Sabu)

MANADO - Seorang anggota TNI meninggal dunia dan seorang lainnya mendapat perawatan intensif di rumah sakit usai terlibat perkelahian dengan tiga orang tak dikenal. Korban meninggal teridentifikasi bernama Lucky Prasetyo (35), anggota TNI berpangkat Kopda.

Sedangkan korban yang dirawat bernama Alfianto dengan pangkat Sertu. Peristiwa penganiayaan itu terjadi sekira pukul 05.20 Wita bertempat di depan Ruko Jalan Piere Tendean Boulevard, Kawasan Mega Mas, di samping salah satu tempat hiburan malam yang cukup terkenal di Manado.

Kapolresta Manado Kombes Pol Benny Bawensel, membenarkan bahwa telah terjadi kasus penganiayaan yang mengakibatkan satu orang meninggal dunia dan satu orang masih di rawat di rumah sakit.

"Untuk pelaku kita sudah dapatkan datanya, semuanya para pelaku, dan seluruh tim kita baik yang di Polsek, Polres maupun di Polda bergerak secara masif supaya para pelaku bisa segera kita amankan, tentunya saya juga minta dukungan dari seluruh masyarakat untuk dapat memberikan informasi kepada kita," ujar Kapolresta Manado, Sabtu (29/6/2019).

Baca Juga: Warga Manado Dihebohkan Penemuan Mayat Diduga Anggota TNI yang Jadi Korban Pembunuhan 

Peristiwa yang terjadi pada Sabtu pagi itu, menurut keterangan saksi mata, Novri Manangkalangi (29) warga kelurahan Dendengan Dalam, kecamatan Tikala dan Fahri Sevri Pangkey (35) warga Pandu lingkungan 2, Kecamatan Bunaken, bermula ketika korban bersama rekan-rekannya dan terduga pelaku keluar dari tempat hiburan malam (THM) Altitude untuk pulang.

"Ketika berada di parkiran terjadi cekcok antara rekan-rekan korban dan para terduga pelaku," ujar Novri.

Ilustrasi 

Cekcok yang berujung perkelahian pun terjadi. Seorang rekan korban yang di ketahui bernama Alfianto, anggota TNI AD berpangkat Sertu sempat dirampas senjata miliknya yang terselip di pinggang. Senjata tersebut dipakai salah seorang terduga untuk memukul korban di bagian kepala sehingga mengakibatkan korban terjatuh.

Baca Juga: Kasus Dugaan Pembunuhan di Tangerang, Pelaku dan Korban Duel hingga Tewas 

Sedangkan terduga pelaku yang lain juga memukul Sertu Alfianto di bagian kepala hingga terjatuh. Setelah itu, para pelaku mengejar rekan-rekan korban yang lain, namun tidak terkejar. Para pelaku pun meninggalkan korban yang saat itu sudah tergeletak di tanah samping motor Honda Vario warna hitam nopol DB 6841 MT.

Jenazah korban setelah dibawa ke Rumah Sakit Bhayangkara untuk diautopsi dan dibawa pulang ke rumahnya di Desa Kema 3, Kecamatan Kema, Kabupaten Minahasa Utara dan langsung dikebumikan. Sementara untuk kepentingan penyelidikan, aparat keamanan telah memasang garis polisi di tempat kejadian perkara (TKP).

(Ari)

Berita Terkait

pembunuhan

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini