nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Masih Jadi Polemik, Pedagang Satai Gukguk di Karanganyar Pilih Tutup Sementara Warung

Agregasi Solopos, Jurnalis · Sabtu 29 Juni 2019 14:47 WIB
https: img.okeinfo.net content 2019 06 29 512 2072557 masih-jadi-polemik-pedagang-satai-gukguk-di-karanganyar-pilih-tutup-sementara-warung-ZzoTyEMyY5.jpg Warga Olahan Daging Anjing di Jalan Lalung-Bekonang, Karanganyar, Jawa Tengah (Solopos/Wahyu Prakoso)

KARANGANYAR - Bupati Karanganyar Juliyatmono berencana menutup seluruh warung sate menggunakan daging anjing. Rencana tersebut sempat mendapat penolakan dari pada pedagang satai yang menggunakan olahan daging anjing tersebut.

Namun, pedagang satai gukguk di Karanganyar sudah menutup warungnya sejak Jumat 28 Juni 2019. Salah seorang pedagang kuliner olahan daging anjing yang menolak alih usaha, Ari menjelaskan, menutup warungnya untuk sementara waktu. Ia mengaku, sempat menerima uang sebanyak Rp500.000 pada saat pertemuan dengan Bupati Karanganyar.

Baca Juga: Rencana Bupati Karanganyar Tutup Warung Daging Anjing Ditolak Pedagang 

“Saya tutup karena hari ini batas akhir penutupan warung. Saya enggak tahu sampai kapan menutup warung. Saya lihat situasi dan kondisi dulu dan mencari alternatif tempat lain,” kata Ari kepada Solopos.com saat ditemui di rumahnya.

Dia mengatakan, setelah pertemuan dengan Bupati Karanganyar, ada perwakilan petugas yang datang ke warung untuk menyerahkan uang sebanyak Rp4,5 juta untuk modal usaha. Uang tersebut ia terima tetapi esok harinya dikembalikan kepada Baznas.

“Modal Rp5 juta tidak akan cukup untuk memulai babat alas usaha baru. Saya mengikuti langkah teman-teman pedagang lain di paguyuban,” ujarnya.

(fid)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini