TKN Ingin Koalisi Substantif, Tak Sekadar Bagi-Bagi Kursi

Fahreza Rizky, Okezone · Senin 01 Juli 2019 10:26 WIB
https: img.okezone.com content 2019 07 01 605 2073030 tkn-ingin-koalisi-substantif-tak-sekadar-bagi-bagi-kursi-mEF7445aBv.jpg Sekjen PKB, Karding (foto: Okezone)

JAKARTA - Wakil Ketua Tim Kampanye Nasional (TKN) Jokowi-Ma'ruf Amin, Abdul Kadir Karding, mengatakan roadmap politik pasca putusan Mahkamah Konstitusi (MK) ditentukan sendiri oleh pasangan calon yang diusungnya.

"Roadmap politik pasca MK ditentukan oleh Pak Jokowi," kata Karding kepada Okezone, Senin (1/7/2019).

 Baca juga: MUI Harap Prabowo-Sandi Tetap Bangun Komunikasi dengan Jokowi-Ma'ruf

Ketua DPP Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) itu melihat Partai Amanat Nasional (PAN) dan Demokrat memiliki chemistry dengan parpol pendukung Jokowi-Ma'ruf Amin. Namun mengenai bergabungnya dua parpol tersebut ke pemerintah masih belum firm.

"Kalau lihat gejalanya ada chemistry antara PAN, Demokrat dan Indonesia Kerja. itu masih fenomena-fenomena, belum tentu bisa di katakan fix, firm bergabung," terang Karding.

Jokowi-Maruf Amin

 Baca juga: Sandiaga ke Jokowi-Ma'ruf: Selamat Menjalankan Amanat Rakyat

Ia berujar bergabungnya suatu parpol ke Koalisi Indonesia Kerja (KIK) harus melewati tahap membangun kesepakatan dengan Jokowi. Nantinya petahana juga akan meminta pendapat dengan KIK sebelum menerima parpol yang masuk ke dalam koalisi.

"Sekali lagi tentu berdasarkan kesepakatan-kesepakatan antara Pak Jokowi dengan partai itu. Pak Jokowi juga akan meminta pendapat dari 01," imbuh Karding.

 

Karding mengaku belum bisa menerawang format politik ke depan. Ia juga belum bisa memvonis partai tertentu akan bergabung dengan KIK atau tidak. Kata dia, politik itu sangat dinamis.

"Yang kita harapkan adalah koalisi apapun, harus berkoalisi secara substantif tidak sekadar bagi-bagi kekuasaan, tapi kita ingin sejahterakan Indonesia," pungkasnya.

(wal)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini