Pasca-Putusan MK, PKS Akan Tentukan Sikap Lewat Sidang Majelis Syuro

Fahreza Rizky, Jurnalis · Senin 01 Juli 2019 13:15 WIB
https: img-o.okeinfo.net content 2019 07 01 605 2073102 pasca-putusan-mk-pks-akan-tentukan-sikap-lewat-sidang-majelis-syuro-64pnkrGiV0.jpg Ketua DPP PKS Mardani Ali Sera. (Foto : Dok Okezone)

JAKARTA – Partai Keadilan Sejahtera (PKS) belum menentukan langkah politik pasca-putusan Mahkamah Konstitusi (MK) yang menolak seluruh gugatan Prabowo Subianto-Sandiaga Uno.

Dengan ditolaknya seluruh gugatan paslon 02, maka Jokowi-Ma'ruf melenggang menjadi presiden dan wapres terpilih periode 2019-2024. Saat ini petahana sudah ditetapkan KPU sebagai pemenang Pilpres 2019.

Ketua DPP PKS, Mardani Ali Sera, mengatakan partainya akan menentukan sikap politik ke depan melalui musyawarah Majelis Syuro. Dalam forum tersebut, PKS akan memutuskan sikap apakah lanjut menjadi oposisi, bergabung ke pemerintah, atau memiliki opsi di luar keduanya.

"PKS akan memutuskan melalui musyarah Majelis Syuro yang segera akan diadakan," ucap Mardani saat dikonfirmasi Okezone, Senin (1/7/2019).

Wakil Ketua Komisi II DPR RI itu mengungkapkan, PKS banyak menerima masukan supaya tetap menjadi oposisi selama lima tahun ke depan. Dengan catatan, oposisi haruslah kritis dan konstruktif.

"Masukan yang diterima banyak meminta PKS menjadi oposisi kritis dan konstruktif," ucap Mardani.

Ilustrasi

Sementara itu, Direktur Pencapresan PKS, Suhud Alynudin mengatakan, sikap resmi partainya diputuskan pada sidang Majelis Syuro PKS yang rencananya digelar sebelum pelantikan presiden pada Oktober 2019.

"Kemungkinan sidang Majelis Syuro sebelum pelantikan presiden," kata Suhud kepada Okezone.

Suhud menerangkan, tawaran politik kepada PKS dari kubu Jokowi yang disampaikan secara langsung memang belum ada. Tapi, lanjut dia, tawaran dari kubu Jokowi yang disampaikan lewat pihak lain ada.


Baca Juga : TKN Ingin Koalisi Substantif, Tak Sekadar Bagi-Bagi Kursi

"Tapi, sampai saat ini kami masih tetap dengan sikap semula," ucapnya.

"Memang kecenderungan suara terbesar meminta PKS menjadi oposisi. Tapi, semua kembali ke keputusan sidang Majelis Syuro nanti," tutur Suhud.


Baca Juga : Prabowo Belum Ucapkan Selamat ke Jokowi, TKN: Kami Tetap Berprasangka Baik

(erh)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini