nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Lepas dari Pasungan, Penderita Gangguan Jiwa Bacok Ibu dan Saudaranya

Wahyudi Aulia Siregar, Jurnalis · Kamis 04 Juli 2019 02:31 WIB
https: img-z.okeinfo.net content 2019 07 04 608 2074347 lepas-dari-pasungan-penderita-gangguan-jiwa-bacok-ibu-dan-saudaranya-l9Gdcy5g8r.jpg Ilustrasi (Foto: Ist)

MEDAN – Seorang pemuda yang diduga mengidap gangguan jiwa, di Desa Huta Tinggi, Kecamatan Panyabungan Timur, Kabupaten Mandailing Natal, Sumatera Utara, terlepas dari pasungannya.

Pemuda berinisial A (20) itu kemudian mengamuk dan menyerang ibu serta saudara laki-lakinya dengan sebilah parang.

Akibat penyerangan itu, sang ibu Sannah (50) dan sang kakak Ervin (25) harus dilarikan ke RSUD Panyabungan untuk mendapatkan pertolongan akibat luka serius di bagian kepala mereka. 

Ayah pemuda pelaku penyerangan tersebut, Sori Mandingin mengatakan, peristiwa itu terjadi pada Selasa 2 Juli 2019. Saat itu, sekitar pukul 21.30 WIB, tiba-tiba pelaku terlihat lepas dari pasungannya dan langsung mengamuk.

Baca Juga: Tak Terima Dimaki, Pria Paruh Baya Tebas Tetangganya hingga Tewas

Ia kemudian sempat masuk ke dapur rumah dan meraih sebilah parang. Parang itu kemudian digunakan untuk menyerang ibu dan kakaknya.

“Awalnya, dia membacok ibunya. Kemudian, karena mendengar jeritan, abangnya si Erwin datang ke dapur dan akhirnya kena bacok juga," kata Sori, Rabu (3/7/2019).

Ilustrasi 

Setelah membacok kedua korban, pelaku kemudian melarikan diri ke hutan dengan membawa parang yang digunakannya.

Kapolsek Panyabungan AKP, Andi Gustawi membenarkan kejadian tersebut. Ia mengaku saat ini kedua korban sudah mendapatkan perawatan di rumah sakit. Sementara untuk penanganan terhadap pelaku, Andi mengaku masih menunggu keputusan dari keluarga korban.

“Iya benar kejadiannya. Tapi kita belum melakukan penyelidikan atas kasus itu, karena menunggu keputusan keluarga korban. Keluarga masih berembuk apakah akan membuat laporan polisi atau tidak. Karena pelaku kan masih keluarga mereka. Apalagi pelaku memang menderita gangguan jiwa. Tapi kalau keluarga membuat laporan, kita akan tindaklanjuti,” tuturnya.

Baca Juga: Mabok Berat, Pria Ini Gigit Telinga Temannya hingga Putus

(Ari)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini