Advertisement
Advertisement
Advertisement
INFOGRAFIS INDEKS
Advertisement

Peristiwa 5 Juli: Perang Saudara Nigeria dan Beroperasinya Bandar Udara Kemayoran

Fahreza Rizky , Jurnalis-Sabtu, 06 Juli 2019 |08:15 WIB
Peristiwa 5 Juli: Perang Saudara Nigeria dan Beroperasinya Bandar Udara Kemayoran
Bandara Kemayoran (Foto: Ist)
A
A
A

PERISTIWA penting dan bersejarah terjadi pada 6 Juli. Sebut saja perang saudara di Nigeria dan mulai beroperasinya Bandar Udara Kemayoran.

Selain peristiwa-peristiwa itu, masih ada sejumlah momen bersejarah lainnya. Berikut ini Okezone paparkan, sebagaimana dikutip dari Wikipedia.org, Sabtu (6/7/2019).

1. Perang Saudara Nigeria

Perang Saudara Nigeria, juga disebut sebagai Perang Biafra, terjadi pada 6 Juli 1967 – 13 Januari 1970. Itu adalah konflik politik yang terjadi antara Nigeria dan Biafra yang diakibatkan oleh usaha pemisahan provinsi Nigeria di tenggara sebagai Republik Biafra yang merdeka.

Pemerintah Nigeria dapat memenangkan perang ini. Odumegwu Ojukwu melarikan diri ke Pantai Gading dengan pesawat.

2. Bandar Udara Kemayoran Mulai Beroperasi

Bandar Udara Kemayoran merupakan bandar udara pertama di Indonesia yang dibuka untuk penerbangan internasional. Landasan bandar udara ini dibangun pada tahun 1934 dan secara resmi dibuka pada tanggal 8 Juli 1940.

Namun sebenarnya mulai tanggal 6 Juli 1940 tercatat bandar udara ini sudah beroperasi dimulai dengan pesawat pertama yang mendarat jenis DC-3 Dakota milik perusahaan penerbangan Hindia Belanda, KNILM (Koningkelije Nederlands Indische Luchtvaart Maatschapij) yang diterbangkan dari Lapangan Terbang Tjililitan. Tercatat pesawat ini beroperasi di Kemayoran sampai akhir beroperasi.

Bandar udara yang dahulu terkenal dengan nama Kemajoran ini perlahan mulai berhenti beroperasi pada tanggal 1 Januari 1983 dan resmi berhenti beroperasi pada tanggal 31 Maret 1985 dengan dimulainya pemindahan aktivitas penerbangan ke Bandar Udara Internasional Soekarno-Hatta yang baru saja diresmikan.

Bandar udara ini memiliki dua landasan pacu yang bersilangan, yakni landasan pacu utara-selatan (17-35) dengan ukuran 2.475 x 45 meter dan landasan pacu barat-timur (08-26) dengan ukuran 1.850 x 30 meter.

Halaman:
      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita news lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement