Dahnil Kaitkan Rekonsiliasi dengan Kepulangan Habib Rizieq, PKB : Itu Persoalan Hukum

Fadel Prayoga, Jurnalis · Sabtu 06 Juli 2019 17:27 WIB
https: img-o.okeinfo.net content 2019 07 06 605 2075481 dahnil-kaitkan-rekonsiliasi-dengan-kepulangan-habib-rizieq-pkb-itu-persoalan-hukum-ytFQeE0D45.jpg Imam Besar FPI Habib Rizieq Shihab. (Dok Okezone)

JAKARTA – Wasekjen Partai Kebangkitan Bangsa (PKB), Daniel Johan menyebut kasus Imam Besar Front Pembela Islam (FPI), Habib Rizieq Shihab tak ada korelasinya dengan rencana rekonsiliasi pasca-Pilpres 2019. Itu karena kasus Habib Rizieq merupakan persoalan hukum yang tak bisa diintervensi pihak manapun.

"Pada akhirnya ini lebih ke persoalan hukum. Jadi, kami serahkan kepada hukum agar dilakukan secara adil seadil-adilnya," kata Danil dalam diskusi Polemik MNC Trijaya Network bertajuk 'Ribut Rebut Kursi Menteri' di d'consulate resto, Jakarta Pusat, Sabtu (5/7/2019).

Diwartakan sebelumnya, Dahnil Anzar dalam akun Twitternya berpendapat bahwa rekonsiliasi politik mesti diikuti dengan pemberian kesempatan untuk Rizieq kembali ke Tanah Air.

Dahnil Anzar Simanjuntak. (Foto : Harits Tryan Akhmad/Okezone)

"Ini pandangan pribadi saya, bila narasi rekonsiliasi politik mau digunakan, agaknya yg paling tepat beri kesempatan kpd HABIB RIZIQ kembali ke Indonesia, stop upaya kriminalisasi,semuanya saling memaafkan.Kita bangun toleransi yg otentik,stop narasi2 stigmatisasi radikalis dll," kata Dahnil dalam akun Twitternya.


Baca Juga : TKN: Kasus Rizieq dan Rekonsiliasi Pasca-Pilpres Tak Berkaitan

Menurut dia, dalam rekonsiliasi itu membangun komunikasi dengan seluruh pihak, bukan bernegosiasi ihwal pembagian kursi atau sebuah perkara hukum.

"Bangun komunikasi yang baik dengan semua stakeholder. Itu dulu. Karena komunikasi itu yang akan membawa apapun putusan politik nanti," ujarnya.


Baca Juga : Gerindra Ngaku Ditawari Kursi Menteri, PPP: Itu Cerita Versi Mereka!

(erh)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini