nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Polri: Ada Temuan Menarik pada Kasus Novel Baswedan

Puteranegara Batubara, Jurnalis · Selasa 09 Juli 2019 20:43 WIB
https: img-o.okeinfo.net content 2019 07 09 337 2076797 polri-ada-temuan-menarik-pada-kasus-novel-baswedan-hEi90aef5B.jpg Novel Baswedan (dok. Okezone)

JAKARTA - Polri resmi menerima laporan akhir kasus dugaan penyiraman air keras penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Novel Baswedan dari Tim gabungan investigasi.

Laporan tersebut langsung diterima oleh Kapolri Jenderal Tito Karnavian beserta jajarannya. Mengenai laporan itu, Kadiv Humas Polri Irjen Mohammad Iqbal mengungkapkan adanya temuan menarik yang diungkap oleh tim gabungan tersebut.

"Ada temuan progres dari tim pakar temuan yang menarik," kata Iqbal dalam jumpa pers di Mabes Polri, Jakarta Selatan, Selasa (9/7/2019).

Kendati begitu, Iqbal belum bisa menjelaskan apa temuan menarik dari laporan akhir tersebut. Pasalnya, hal itu akan disampaikan oleh tim gabungan kepada publik pada pekan depan.

"Nanti akan disampaikan juga itu pada sesi konferensi pers minggu depan," tutur Iqbal.

Konferensi pers terkait berakhir Tim Gabungan kasus Novel Baswedan (foto: Putera/Okezone)

Baca Juga: Kala Ahok Di-Endorse Tukang Kerak Telor

Sementara itu, anggota tim gabungan investigasi, Nur Kholis memastikan telah menyerahkan laporan akhir invetigasi perkara tersebut kepada Kapolri Jenderal Tito Karnavian.

"Laporan sudah kami sampaikan kepada Kapolri dan beliau akan pelajari dalam waktu singkat," kata Nur Kholis dalam kesempatan yang sama.

Tim gabungan ini sendiri sudah resmi berakhir selama enam bulan melakukan investigasi dan penyelidikan untuk mengungkap perkara ini.

Adapun, kinerja dari tim ini berdasarkan surat tugas Kapolri bernomor Sgas/3/I/HUK.6.6./2019 yang dikeluarkan pada 8 Januari 2019 hingga 7 Juli 2019.

"Bahwa tim sudah selesai melakukan tugas sesuai dengan SK pak Kapolri enam bulan lalu dan laporan sudaj disusun laporan kurang lebih 170 halaman, dengan lampiran hampir 1.500 lampiran halaman," ujar Nur Kholis.

(aky)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini