nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Kawanan Monyet Terekam Keroyok Seorang Pria

Rachmat Fahzry, Jurnalis · Kamis 11 Juli 2019 08:08 WIB
https: img-z.okeinfo.net content 2019 07 10 18 2077217 kawanan-monyet-terekam-keroyok-seorang-pria-P7tEyHYF9F.jpg Cuplikan kawanan monyet seorang pria India. Foto/Mirror

VRINDAVAN - Seorang lelaki beruntung bisa melarikan diri setelah sekawanan monyet mengeroyoknya di luar rumahnya di India.

Nikunj Goyal usai memarkir motornya lalu berjalan ke pintu depan ketika serangan itu terjadi di Vrindavan di utara Uttar Pradesh pada Sabtu pekan lalu.

Video yang diunggah Mirror, menunjukkan Nikunj berbelok di sudut tempat sekelompok monyet berkeliaran di dekat tempat sampah.

Cuplikan itu menunjukkan satu monyet tiba-tiba menyerbu ke arahnya sebelum melompat ke punggungnya saat ia mendekati pintu masuk ke gedung.

Beberapa primata lainnya menyerang Nikunj dari depan, membuat dia jatuh.

Foto/Mirror

Satu monyet yang agresif terlihat mengunci kaki Nikunj dalam upaya untuk menjaga Nikunj agar tidak berdiri.

Tapi Nikunj akhirnya bangkit kembali dan keluar dari gang.

Lebih dari 10 monyet terlihat sedang menatap Nikunj dan beberapa dari mereka mencoba serangan kedua dan melompat ke kakinya.

Baca JugaSeekor Sapi di India jadi Sensasi Viral dengan Kemampuan Sepak Bolanya

Baca JugaDetik-Detik Harimau Sergap Pengendara Motor

Ketika Nikunj mati-matian melawan monyet, terlihat dua tetangga mencoba mengusir hewan-hewan itu dengan sapu.

Nikunj, yang mengelola toko dupa, mengatakan bahwa ia telah disuntik rabies usai mendapat serangan monyet.

Serangan mematikan oleh monyet telah meningkat di seluruh india.

Tahun lalu, seorang pria dilempari batu sampai mati oleh sekelompok monyet yang melemparkan batu bata kepadanya dari pohon.

Dharampal Singh, 72, menderita cedera kepala dan dada dalam serangan itu dan kemudian dinyatakan meninggal di rumah sakit.

Foto/Mirror

Dalam upaya untuk mengatasi masalah monyet, kota mempekerjakan monyet lutung yang lebih besar dan lebih ganas untuk mengejar kelompok-kelompok kecil kera Rhesus.

Kota ini juga mempekerjakan penangkap monyet untuk menangkap mereka sehingga mereka dapat dipindahkan ke hutan.

Pemusnahan dianggap tidak dapat diterima oleh umat Hindu yang taat, yang memuja monyet sebagai dewa monyet Hanuman, dan sering memberi mereka makan pisang dan kacang.

Pawan Sharma, pendiri Asosiasi Resqink untuk Kesejahteraan Satwa Liar (RAWW), mengatakan, "Monyet di kota-kota bukanlah masalah yang sebenarnya. Kesalahan manusia yang menyebabkan peningkatan populasi monyet.

"Kota-kota terhubung oleh hutan dan secara teknis sebuah kota juga berfungsi sebagai habitat hewan yang berbeda karena berbagai alasan."

(fzy)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini