Advertisement
Advertisement
Advertisement
INFOGRAFIS INDEKS
Advertisement

Kunjungi Labuan Bajo, Jokowi Tinjau Pembangunan Infrastruktur Pariwisata

 Kunjungi Labuan Bajo, Jokowi Tinjau Pembangunan Infrastruktur Pariwisata
Presiden Jokowi (Foto: Akun Resmi Instagram Presiden Jokowi)
A
A
A

LABUAN BAJO - Pengembangan infrastruktur pariwisata Labuan Bajo terus dikebut oleh pemerintah. Bahkan program-program yang dilakukan dikawal langsung oleh Presiden Joko Widodo (Jokowi).

Untuk memastikan semua berjalan, Presiden Jokowi melakukan kunjungan kerja ke Labuan Bajo Pada Rabu 10 Juli 2019. Mantan Gubernur DKI Jakarta itu meninjau langsung perkembangan pembangunan infrastruktur di sana.

Labuan Bajo merupakan satu dari empat Destinasi Pariwisata Super Prioritas. Pembangunan infrastruktur pariwisata di sana melibatkan berbagai kementerian dan lembaga lain. Seperti Kementerian Koordinator bidang Kemaritiman, Kementerian Perhubungan, Kementerian PU/PR, Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan, Kementerian Sekretariat Negara, Kementerian Pariwisata (Kemenpar).

"Ini merupakan tindak lanjut dari rencana pengembangan sektor pariwisata Nusa Tenggara Timur (NTT) khususnya Labuan Bajo. Di mana saat ini juga menjadi fokus Kementerian Pariwisata (Kemenpar)," ucap Menteri Pariwisata Arief Yahya, Rabu (10/7/2019).

Presiden Jokowi mengunjungi Bandar Udara Komodo serta Puncak Waringin dalam kunjungan kerjanya di Labuhan Bajo. Presiden Jokowi menyempatkan mendengarkan paparan dari Dirjen Cipta Karya Kementerian PUPR terkait pembangunan Pusat Cinderamata Puncak Waringin. Kemudian paparan dari Direktur Utama PT ASDP, Ira Puspadewi tentang pembangunan Marina terpadu dengan fasilitas hotel dan commercial area.

Arahan langsung pun diberikan oleh Presiden terkait pembenahan dan revitalisasi pemukiman warga Kampung Ujung serta Puncak Waringin. Selain itu, penguatan UMKM diminta dikejar demi kesejahteraan masyarakat sekitar.

Selain itu, rombongan Presiden meninjau langsung Proyek Penyebrangan Pelabuhan yang sedang direncanakan pengembangannya. Di mana pembangunan pelabuhan tersebut dibantu oleh PT Angkutan Sungai, Danau dan Penyeberangan (ASDP) Indonesia Ferry (Persero). ASDP sendiri merupakan penyedia moda transportasi terutama di 10 destinasi prioritas pariwisata atau 10 Bali Baru.

Menpar Arief menyebutkan, dengan adanya moda transportasi penyebrangan, diharapkan bisa mendorong perekonomian dan ekosistem pariwisata. Apalagi moda tranportasi yang aman, nyaman, dan terjangkau bagi masyarakat dan seluruh wisatawan.

"Langkah ini membuktikan kuatnya semangat Indonesia Incorporated untuk membangun sektor pariwisata Indonesia. Terlebih sektor ini telah ditetapkan sebagai ekonomi inti bangsa oleh Presiden Jokowi," tutur mantan Dirut Telkom itu.

Terpisah, Deputi Bidang Pengembangan Destinasi Pariwisata Kemenpar, Dadang Rizki Ratman, sempat menekankan bahwa standar atraksi Labuan Bajo sudah mendunia. Ini dibuktikan dari berbagai penghargaan internasional yang sudah diraih.

"Maka dari itu perlu sinergi dari pihak pusat maupun daerah dan didukung oleh CEO commitment yang sangat kuat,” ucap Dadang

Sementara itu, Ketua Tim Percepatan Pembangunan 10 Bali Baru Kemenpar Hiramsyah S. Thaib menuturkan, dukungan penuh akan terus diberikan untuk percepatan pembangunan Labuan Bajo. Salah satunya dengan mendukung pengembangan delapan kabupaten di Labuan Bajo.

Selain itu, rencana pembentukan 2 kawasan ekonomi khusus (KEK) di Manggarai Barat yaitu KEK Tanah Naga dan KEK Tanah Mori pun akan didukung penuh oleh Kemenpar. Dengan itu diharapkan dapat berdampak langsung bagi kesejahteraan masyarakat sekitar.

"Percepatan pembangunan Badan Otorita Pariwisata Labuan Bajo Flores harus sangat digenjot prosesnya. Kami sangat mendukung pembangunannya tentunya agar Labuan Bajo dapat menjadi destinasi yang semakin mudah untuk dijamah wisman dan wisnus dan tentunya menjadi destinasi favorit," ujarnya.

Labuan Bajo memang menjadi destinasi favorit wisatawan mancanegara. Wisman yang datang meningkat setiap tahun. Di 2018 sebanyak 121.411 wisman, naik lebih dari 150% dibandingkan 2017 di angka 76.612 wisman.

Capaian tersebut pun berbanding lurus dengan peningkatan Pendapatan Asli Daerah (PAD) Labuan Bajo. Pada tahun 2017, Pemda Labuan Bajo berhasil meraup Rp70 miliar. Pendapatan tersebut meroket tajam hampir 100% di tahun 2018 dengan torehan menembus hingga Rp135 miliar.

Pada kunjungan kerja kali ini, Presiden Jokowi didampingi Menteri Perhubungan Budi Karya, Menteri PUPR Basuki Hadimuljono, Gubernur Nusa Tenggara Timur Viktor Laiskodat, serta Bupati Manggarai Barat Agustinus Ch. Dula.

(Risna Nur Rahayu)

News Okezone memberikan berita terkini dengan akurat dan terpercaya. Ikuti informasi terbaru tentang politik, sosial, dan peristiwa penting lainnya, langsung dari sumber yang terpercaya.

      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita news lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement