nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

778 Orang Korban Kebakaran Tebet Mengungsi di SD 05 Manggarai

Antara, Jurnalis · Kamis 11 Juli 2019 13:12 WIB
https: img-k.okeinfo.net content 2019 07 11 338 2077526 778-korban-kebakaran-tebet-mengungsi-di-sd-05-manggarai-iVuzeogPWm.jpg Korban kebakaran Tebet, Jakarta (Foto: Antaranews)

JAKARTA - Sebanyak 778 jiwa yang menjadi korban kebakaran di Kampung Bali Matraman, Manggarai Selatan, Tebet, Jakarta Selatan, mengungsi di Sekolah Dasar Negeri 05 Manggarai.

Sekretaris Kelurahan Manggarai Satia mengatakan, jumlah korban tersebut berdasarkan hasil rapat yang diadakan pada pagi tadi. Rapat tersebut membicarakan tentang penghimpunan data warga yang menjadi korban serta yang berhak mendapat bantuan.

“Memang kemarin datanya 1.400 orang itu karena keadaan masih panik, jadi kita belum mendata secara tepat,” katanya seperti dikutip Antaranews, Kamis (11/7/2019).

Baca Juga: Kebakaran Melanda Rumah Tinggal di Dekat Stasiun Manggarai 

Sebanyak 778 jiwa tersebut berasal dari 6 RT yang terimbas, yaitu RT 04, 05, 10, 11, 12, 13. Dari total korban tersebut 69 di antaranya merupakan balita dan 73 anak yang masih duduk di Sekolah Dasar.

Kebakaran Tebet 

Jika pada Rabu 10 Juli, para korban mengungsi di tiga titik yang terletak di lingkungan RW 09, yakni Sekolah Dasar (SD) Lapangan Merah, Masjid At Taufik dan Masjid Nurul Huda, kini mayoritas korban difokuskan ke SDN 05 Manggarai.

“Mayoritas warga di sana supaya mudah untuk pendistribusian bantuan. Tapi tetap ada beberapa warga yang mengungsi di luar sekolah tersebut,” kata Satia.

Camat Tebet Dyan Airlangga mengatakan, posko darurat dan tempat penampungan akan berlangsung selama 3 hari. Setelah itu, masih menunggu instruksi selanjutnya tentang rencana memperpanjang posko tanggap sampai 7 hari.

“Selesai masa tanggapnya 3 hari. Setelah itu kita menunggu arahan apakah diperpanjang sampai 7 hari, kalau memang diperpanjang nanti sambil kita mencari solusi untuk pemulihan warga yang rumahnya terbakar,” kata Dyan saat ditemui di posko bantuan, Manggarai, Jakarta.

Menurut dia, lokasi yang menjadi pusat penampungan para korban, yakni SDN 05 Manggarai, juga akan segera mengadakan program belajar-mengajar pada Senin 15 Juli sehingga mungkin akan ada relokasi untuk para korban, seperti dipindahkan ke masjid, atau rumah warga yang tidak terdampak.

“Biasanya mereka akan ditampung oleh keluarga mereka karena akan digunakan untuk kegiatan belajar mengajar. Tapi kalau di masjid dan satu rumah yang digunakan untuk tempat penampungan itu akan tetap digunakan bagi warga yang tidak ditampung oleh keluarganya,” ujarnya.

Baca Juga: 1.400 Warga Mengungsi Akibat Kebakaran di Tebet 

Dyan melanjutkan, pada Jumat 12 Juli akan dilakukan kerja bakti massal untuk membersihkan sampah-sampah agar para korban bisa memanfaatkan kembali mendata kembali lokasi tanahnya untuk dilakukan pembenahan.

(Ari)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini