nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Presiden Jair Tawarkan Jabatan Duta Besar Brasil untuk AS ke Anaknya

Rachmat Fahzry, Jurnalis · Jum'at 12 Juli 2019 17:09 WIB
https: img-o.okeinfo.net content 2019 07 12 18 2078105 presiden-jair-tawarkan-jabatan-duta-besar-brasil-untuk-as-ke-anaknya-gBPuC9GGZe.jpg Presiden Brasil Jair Bolsonaro. Foto/Reuters

BRASILIA – Presiden Brasil Jair Bolsonaro menawarkan jabatan duta besar Brasil untuk AS kepada anaknya Eduardo Bolsonaro.

Eduardo yang saat ini menjabat sebagai anggota kongres dan kerap memberi nasihat kepada ayahnya soal urusan luar negeri, mengatakan kepada wartawan ia akan menerima jabatan itu jika ditawarkan.

Posisi duta besar Brasil untuk AS telah kosong sejak April.

Foto/Reuters

Jair Bolsonaro terpilih menjadi presiden Brasil pada tahun lalu setelah berkampanye meniru Presiden AS Donald Trump.

Eduardo harus mengundurkan diri sebagai anggota kongres jika dia mengambil posisi duta besar.

"Saya tidak ingin memutuskan masa depan untuknya jika undang-undang mengatakan dia harus meninggalkan posisinya," kata Bolsonaro mengutip Reuters, Jumat (12/7/2019).

Baca JugaPolisi Sita 39 Kg Kokain Jelang Penerbangan Pulang Presiden Brasil

Baca JugaMantan Presiden Sebut Brasil Dikuasai "Gerombolan Orang Gila"

Eduardo Bolsonaro dijuluki "menteri luar negeri bayangan" Brasil karena pengaruh kuat yang dimilikinya terhadap gagasan kebijakan luar negeri ayahnya, lapor BBC.

Presiden Brasil dan putranya memiliki sikap pro-AS, memutuskan hubungan dengan posisi tradisional Brasil yang lebih berhati-hati, dan Eduardo secara terbuka pro-Israel, sedangkan di masa lalu Brasil berhati-hati untuk tidak menyinggung negara-negara Arab.

Bolsonaro menggunakan beberapa anggota keluarganya sebagai penasihat resmi. Putra sulungnya, Flavio, adalah seorang senator, sementara Carlos Bolsonaro adalah anggota dewan kota Rio de Janeiro.

Trump juga dikenal karena mengangkat anggota keluarga ke posisi politik. Ivanka Trump terdaftar sebagai penasihat presiden, dengan fokus pada "pendidikan dan pemberdayaan ekonomi wanita dan serta penciptaan lapangan kerja dan pertumbuhan ekonomi".

(fzy)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini