Advertisement
Advertisement
Advertisement
INFOGRAFIS INDEKS
Advertisement

Laporan dari Tanah Suci: Bahasa Jadi Problem Pelaksanaan Haji

Widi Agustian , Jurnalis-Sabtu, 13 Juli 2019 |09:31 WIB
Laporan dari Tanah Suci: Bahasa Jadi <i>Problem</i> Pelaksanaan Haji
Ilustrasi
A
A
A

Tidak hanya itu. Di Raudhah, yang merupakan titik tersuci di Masjidil Nabawi, Madinah, para petugas yang berada di lokasi tersebut juga tampak "Indonesia'.

Kesan garang petugas Arab Saudi, yang banyak diceritakan orang, terasa lumer. Bada salat Subuh, biasanya jamaah yang selesai salat diminta mengundurkan diri dari areal Raudhah.

Terhadap jamaah dari negara lain, terlihat gesture petugas tersebut, tidak begitu ramah. Sambil mendorong, tatapan matanya juga kencang alias melotot.

Beda saat dia berhadapan dengan jamaah Indonesia. "Ke sana, ke sana. Tidak di sini," kata dia ramah sambil merangkul salah satu jamaah.

Di bandara, petugas imigasi pun mencoba ramah dengan mencoba berbahasa Indonesia. Saat melalui pos imigrasi di Bandara Internasional King Abdul Aziz di Jeddah, salah seorang petugas mencoba berbicara bahasa Indonesia.

"Canon, canon," kata dia, meminta saya melakukan print jari kanan di alatnya. Tapi saya tidak mengerti.

"You can speak English?" tanya dia. "Little bit," jawab saya.

"Do you this is, left. Its 'kiri'," kata dia sambil menunjukkan tangan kirinya. "Yes," jawab saya.

"So do you know this is, right. Canon. What you call it?" tanya dia sambil menunjukan tangan kanannya.

"Oh, kanan. Itu kanan," ucap saya sambil tertawa.

"Yes, kanan. Thats i mean," tambah dia.

(Khafid Mardiyansyah)

News Okezone memberikan berita terkini dengan akurat dan terpercaya. Ikuti informasi terbaru tentang politik, sosial, dan peristiwa penting lainnya, langsung dari sumber yang terpercaya.

      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita news lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement