Jamaah Haji Diiringi Malaikat, Ini Kata MUI dan Kemenag
Keyakinan jamaah haji yang pulang diikuti malaikat hanya sebatas cerita terdahulu. Sebab, malaikat selalu ada setiap hari pada setiap umat muslim. Hal tersebut merupakan keyakinan umat Islam.
Sehingga malaikat tidak hanya mengiringi jamaah haji yang baru pulang dari tanah suci usai menjalankan ibadah haji selama tidak kurang 40 hari.
Ketua Majelis Ulama Indonesia (MUI) Provinsi Bengkulu, Rohimin mengatakan, malaikat selalu ada dalam diri setiap manusia. Keberadaan malaikat itu merupakan keyakinan umat muslim.
Terkait adanya malaikat yang mengiringi jamaah haji ketika pulang ke Tanah Suci merupakan keyakinan. Namun, malaikat tidak hanya ada mendampingi jamaah haji ketika pulang dari tanah suci. Melainkan selalu ada setiap hari.
"Malaikat selalu ada sama kita itu keyakinan," kata Rohimin, kepada Okezone, Rabu 10 Juli 2019.

Perjalanan suci menuju Baitullah merupakan ibadah untuk memenuhi panggilan Allah SWT. Dalam menjalankan rukun Islam kelima ini jamaah haji membutuhkan bekal yang cukup. Bekal harta, serta ilmu yang merupakan bekal mutlak.
Sebab, dengan ilmu jamaah akan terbimbing dalam menunaikan ibadah haji-nya sesuai dengan tuntunan Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam. Di mana ketika pulang ke tanah air jamaah haji mendapatkan identitas dari masyarakat.
Mereka akan memiliki nilai dalam masyarakat. Hal tersebut dilihat dari kualitas muslim ketika pulang dari tanah suci. Jika adanya kedatangan malaikat kekediaman jamaah haji hal tersebut hanya sebatas spritualitas.
"Kedatangan malaikat ke rumah jamaah haji yang baru pulang dari tanah suci, hanya cerita terdahulu berdasarkan keyakinan masyarakat. Tapi, malaikat selalu ada setiap hari dalam diri masing-masing dan selalu diawasi," kata Rohimin.
Rohimin juga mengatakan, belum menemukan hadits yang menerangkan jika ada malaikat yang mengiringi jamaah haji ketika pulang dari tanah suci.
"Saya belum ada menemukan dalil dan hadist tentang itu," jelas Rohimin.
Ditambahkan Kepala Kantor Wilayah (Kakanwil) Kementerian Agama (Kemenag) Provinsi Bengkulu, Bustasar, jamaah haji yang diiringi malaikat ketika pulang Tanah Suci hanya cerita terdahulu dan tidak mendasar.
Hal tersebut tidak musti dipercaya. Sebab, kata Bustasar, malaikat selalu ada setiap waktu, kapan saja dan di mana saja dalam diri manusia. Selain itu, kata Butasar, belum ada hadist dan dalil yang membenarkan jika jamaah haji yang baru pulang dari tanah suci diiringi malaikat hingga ke kediaman mereka.
"Setiap orang selalu diawasi malaikat. Setiap waktu, kapan saja dan di mana saja. Saya belum menemukan dalil dan hadist tentang jamaah haji yang diiringi malaikat ketika pulang ke tanha air hingga ke rumah jamaah haji," kata Bustasar.
Dalam diri manusia selalu diawasi malaikat. Malaikat pencatat amal (Raqib, Atid dan Mutalaqqiyan). Di mana malaikat pencatat amal manusia akan selalu berada dan mengirngi manusia yang telah baligh, tidak pernah lalai, kecuali dalam dua kondisi yang sedang dialami atau dilakukan manusia. Yakni, pada saat jinabah dan buang air.
"Malaikat yang mengiringi jamaah haji ketika pulang ke Tanah Air hingga ke rumah, tidak bisa dipercaya begitu saja. Itu salah kaprah. Sebab setiap saat malaikat itu selalu ada," ungkap Bustasar.
(Khafid Mardiyansyah)
News Okezone memberikan berita terkini dengan akurat dan terpercaya. Ikuti informasi terbaru tentang politik, sosial, dan peristiwa penting lainnya, langsung dari sumber yang terpercaya.