Pedangdut Tika Zein Sukses Ajak Bupati Sintang Bergoyang di Penutupan Kelam Tourism Festival

Senin 15 Juli 2019 16:23 WIB
https: img.okezone.com content 2019 07 15 1 2079147 pedangdut-tika-zein-sukses-ajak-bupati-sintang-bergoyang-di-penutupan-kelam-tourism-festival-RirAJraWg0.jpg Foto: dok.Humas Kemenpar

SINTANG – Penyanyi dangdut Tika Zein membuat penutupan Kelam Tourism Festival 2019 menjadi semarak. Aksinya bahkan membuat Bupati Sintang Djarot Winarno ikut bergoyang bersama di acara pamungkas yang digelar pada Minggu (14/7/2019).

"Sintang Keren, masyarakatnya ramah. Semua menyambut dengan senyuman, ini bukti kalau Sintang sangat welcome kepada siapapun," ujar Tika yang disambut riuh para penonton.

Bagi Kepala Dinas Pemuda Olahraga dan Pariwisata (Kadisporapar) Kabupaten Sintang, Hendrika, kehadiran Tika Zein membawa warna tersendiri bagi Kelam Tourism Festival. Dengan hadirnya Tika membuat festival makin meriah. Terbukti, Lapangan Taman Wisata Alam Bukit Kelam penuh sesak oleh wisatawan dan masyarakat.

"Ini merupakan bukti bahwa daerah mana pun diperhatikan oleh pemerintah pusat. Seperti halnya terlihat di perhelatan ini dan tentunya merupakan salah satu nawa cita Presiden Joko Widodo untuk membangun negara dari daerah," kata Hendrika.

Selain Tika Zein, malam penutupan tersebut juga diisi dengan berbagai hiburan lainnya. Ada budaya Melayu yang dipadu dengan budaya Dayak. Berbagai tari-tarian dari daerah dua budaya tersebut ditampilkan hingga membuat perhelatan makin berwarna. Belum lagi pesta kembang api yang menjadi pamungkas acara.

 

Terpisah Asisten Deputi Pengembangan Pemasaran I Regional II Kementerian Pertanian (Kementan), Adella Raung mengatakan pihaknya tak akan berhenti mendukung daerah yang berkomitmen membangun pariwisatanya. Hal ini tentunya guna semakin menghidupkan sektor pariwisata daerah, karena jelas pariwisata menjadi cara cepat memajukan perekonomian daerah.

"Sebuah atraksi wisata selalu menjadi penting, terutama untuk menaikan, mempromosikan potensi pariwisata yang ada. Dengan makin terkenalnya destinasi tersebut tentunya berimbas pada jumlah kunjungan wisatawan. Kalau jumlah kunjungan wisatawan naik, maka perekonomian masyarakat akan tumbuh melalui beragam transaksi. Untuk itu, kami mendukung Kelam Tourism Festival 2019," ujar Adella.

Sementara itu Kepala Bidang Pemasaran Area III Asdep Pengembangan Pemasaran I Regional II Kemenpar, Sapto Haryono mengatakan, Sintang memiliki potensi wisata yang harus terus dikembangkan. Dengan begitu potensi yang dimilikinya akan semakin dapat menjaring wisatawan terutama turis dari Malaysia.

"Sintang ini sangat potensial menjaring wisatawan Malaysia. Letaknya cukup dekat dijangkau dari Malaysia. Destinasi juga menawarkan banyak pilihan, baik itu destinasi alam, budaya, hingga sejarah. Ini harus dimaksimalkan oleh daerah, yang penting daerah juga berkomitmen membangun pariwisatanya," ucap Sapto.

Menteri Pariwisata Arief Yahya menyebut bahwa pariwisata menjadi sektor yang paling realistis dikembangkan di Pulau Kalimantan. karena kekayaan alamnya yang eksotis menjadi nilai lebih yang tidak dimiliki daerah lainnya. Selain itu sektor pariwisata menjadi sektor yang membuat perekonomian berkembang tanpa merusak alamnya.

"Karena prinsip pariwisata adalah semakin dilestarikan, semakin mensejahterakan. Baik itu alam mau pun budaya. Alam Kalimantan itu luar biasa indahnya, begitu juga budayanya, jika itu dikelola dengan baik maka akan sangat menguntungkan, karena itu yang dicari wisatawan. Yang penting komitmen daerah untuk menjadikan pariwisata core ekonominya. Selamat atas suksesnya Kelam Tourism Festival 2019," tutup Arief.

(abp)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini