nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Wanita Muda Dipotong 14 Bagian Usai Bertemu Pria via Aplikasi Cari Jodoh Tinder

Rachmat Fahzry, Jurnalis · Senin 15 Juli 2019 22:03 WIB
https: img-z.okeinfo.net content 2019 07 15 18 2079280 wanita-muda-dipotong-14-bagian-usai-bertemu-pria-via-aplikasi-cari-jodoh-tinder-Ej1uBZLcrJ.jpg Sydney Loofe (24) tewas dibunuh dan dipotong 14 bagian oleh pria yang ditemuinya via aplikasi Tinder. Foto/Mirror

OMAHA - Seorang wanita dtiemukan terpotong 14 bagian usan berhbungan seks dengan pria yang ditemuinya melalui aplikasi pencari jodoh “Tinder”.

Orang tua Sydney Loofe (24) khawatir ketika anaknya menghilang setelah berkencan dengan Aubrey Trail yang berusia 52 tahun.

Lebih dari satu bulan kemudian, dia ditemukan tewas dan dimasukkan ke dalam kantong sampah di sebuah ladang di Omaha, Nebraska, Amerika Serikat.

Trail dan pacarnya, Bailey Boswell (25) didakwa melakukan pembunuhan.

Foto/Mirror

Dr Michelle Elieff, ahli forensik, mengatakan bahwa dia menemukan daun telinga Loofe robek dan memar di pergelangan tangan, bagian belakang kepalanya dan di pahanya. Hal itu memungkinkan korban melakukan perlawan sebelum tewas.

Baca JugaSering Ditinggal Pacaran, Pelajar Ini Penggal Kepala Teman Sekelasnya

Baca JugaMiliki Ribuan Foto Telanjang Gadis Bawah Umur, Miliarder AS Terancam Vonis 45 Tahun Penjara

Namun pengacara pelaku berpendapat bahwa luka-luka tersebut disebabkan oleh hubungan seks yang kasar.

Pengacara mengatakan Loofe setuju terlibat berhubungan seks fantasi dengan Trail. Laporan pengadilan menyebut Loofe membutuhkan uang pada saat itu dan dia setuju untuk melakukan seks.

Foto/Mirror

Pengadilan menyebut Loofe bertemu Boswell di Tinder dan berkencan pada 14 November 2017.

Korban, yang bekerja sebagai kasir di Nebraska, memposting di Snapchat dengan tulisan "Ready for my date (bersiap untuk kencan-red)" tapi keesokan harinya dia tidak terlihat lagi.

Jaksa penuntut mengatakan itu bukti Trail dan Boswell merencanakan pembunuhan Loofe.

Tiga wanita telah bersaksi di persidangan. Mereka mengatakan bahwa mereka semua direkrut melalui akun Tinder Boswell antara Juli dan November 2017.

Mereka menceritakan bahwa Trail ingin dipanggil "ayah" dan berhubungan seks berkelompok dengan, Boswell dan wanita lainnya.

Seorang wanita mengatakan Trail dan Boswell memiliki tas pembunuh—yang mereka sebut "tas pembunuh Bailey"—yang berisi palu dan tang.

Dia juga menuduh pria itu sering berbicara tentang penyihir dan vampir.

Pengadilan juga mendengar Trail menderita stroke dan dua serangan jantung sejak ditangkap, tapi dia bisa menghadapi hukuman mati jika terbukti bersalah.

(fzy)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini