nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Sering Ditinggal Pacaran, Pelajar Ini Penggal Kepala Teman Sekelasnya

Rachmat Fahzry, Jurnalis · Jum'at 12 Juli 2019 21:11 WIB
https: img-k.okeinfo.net content 2019 07 12 18 2078088 sering-ditinggal-pacaran-pelajar-ini-penggal-kepala-teman-sekelasnya-hQyvs2oMpj.jpg Lee Manuel (kiri) dibunuh teman sekelasnya Mathew Borges (kanan) yang cemburu. Foto/Metro

MASSACHUSETTS - Seorang pelajar laki-laki berusia 15 tahun dijatuhi hukuman seumur hidup setelah memenggal kepala temannya yang sering menghabiskan waktu bersama pacarnya.

Mathew Borges, sekarang berusia 18 tahun, dijatuhi hukuman seumur hidup, setelah dinyatakan bersalah atas pembunuhan tingkat pertama terhadap Lee Manuel Viloria-Paulino (16) oleh pengadilan di Lawrence, Massachusetts, Amerika Serikat pada Selasa (9/7).

Borges membunuh dan memutilasi temannya pada November 2016.

“Kami merasa bahwa penjahat ini pantas menghabiskan hidupnya dipenjara,” kata Katiuska Paulino, ibu Lee mengutip Metro, Jumat (12/7/2019)

“Dia seharusnya tidak pernah memiliki kesempatan untuk membunuh lagi, mengambil nyawa orang lain seperti yang dia lakukan pada Lee Manuel, dengan cara yang mengerikan dan menyedihkan," lanjut dia.

Baca JugaDetik-Detik Polisi Ditusuk saat Menilang Sopir Truk di AS

Baca JugaUang Jajan Dikurangi dari Rp14 Juta Jadi Rp4 Juta, Pria Ini Bunuh Bapaknya

Borges dan Lee sama-sama bersekolah di Lawrence High School.

Tubuh Lee yang terpotong-potong ditemukan di tepi Sungai Merrimack oleh seorang pejalan kaki.

Kepalanya ditemukan di dekatnya, tetapi tangan Lee, yang juga telah dipotong, tidak pernah ditemukan.

Autopsi mengungkapkan jenazah Lee memiliki 76 luka.

Tubuhnya sangat rusak sehingga pemeriksaan tidak bisa mengungkapkan apakah Lee telah ditebas dan dipenggal sebelum atau setelah dia terbunuh.

Memberikan penghormatan kepada Lee, ibunya memberikan pernyataan yang dibacakan di pengadilan, “Tidak ada lagi mimpi bagi pemimpi, seorang anak, penulis dan penyair Lee Manuel Viloria-Paulino.”

“Dia telah menjadi jiwa dari keluarga ini sejak dia lahir. Kita adalah orang mati yang masih hidup setelah dia secara brutal direnggut dari kita."

(fzy)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini