nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

KAI Kutuk Keras Tindakan Pengacara Tomy Winata Pukul Hakim PN Jakpus

Achmad Fardiansyah , Jurnalis · Kamis 18 Juli 2019 20:26 WIB
https: img-k.okeinfo.net content 2019 07 18 338 2080741 kai-kutuk-keras-tindakan-pengacara-tomy-winata-pukul-hakim-pn-jakpus-8zdAsLhmV7.jpg Ilustrasi (Foto: Shutterstok)

JAKARTA - Kongres Advokat Indonesia (KAI) menyesalkan tindakan pemukulan yang dilakukan pengacara Tomy Winata berinisial D kepada ketua majelis hakim Pengadilan Negeri Jakarta Pusat berinisial HS. Pemukulan menimpa HS saat sedang membacakan putusan sidang.

"Kongres Advokat Indonesia sangat prihatin, menyesalkan dan mengutuk keras tindakan tidak terpuji yang tidak selayaknya dilakukan oleh seorang profesional lawyer," ujar Aprillia Supaliyanto, Vice President KAI, melalui keterangan resminya, Kamis (18/7/2019).

Menurutnya, perbuatan oknum advokat tersebut telah menodai korp advokat dan menciderai profesi advokat sebagai Officium Nobile. Bahkan, perbuatan oknum advokat tersebut bukan hanya sebuah Comtem of Court akan tetapi telah berkualifikasi sebagai tindak pidana penganiayaan berat karena menimbulkan hakim mengalami luka serius.

"Sehingga, sudah seharusnya polisi melakukan langkah-langkah hukum sebagaimana mestinya," tuturnya.

Baca Juga: Lagi Baca Putusan, Hakim PN Jakpus Dipukul Pengacara Tomy Winata Pakai Gesper

Ilustrasi

Secara organisatoris, lanjut Aprillia, maka organisasi di mana oknum advokat tersebut bergabung juga harus bertindak cepat menyikapi kejadian tersebut sesuai dan sebagaimana mekanisme dan aturan organisasi.

"Apa pun organisasi advokat di mana yang bersangkutan bergabung juga harus bersikap tegas. Tidak terkecuali jika oknum advokat tersebut ternyata adalah anggota KAI, maka kami juga akan bersikap tegas,' katanya.

Perbuatan oknum advokat itu sebuah tamparan bagi organisasi advokat karena hal ini berkaitan dengan pembinaan anggota. Untuk itu, kejadian ini harus menjadi pelajaran berharga bagi organisasi advokat.

"Saya menyerukan dan mengajak semua sejawat advokat untuk dapat menjalankan profesi baik di dalam persidangan maupun di luar persidangan dengan menggunakan prinsip- profesionalitas, etika dan keberadaban sebagai Profesional Lawyer," ujarnya.

Baca Juga: Seorang Pemuda Nyaris Tewas Dikeroyok Puluhan Orang di Jalan Kebon Sirih

Kepala Bagian Humas PN Jakarta Pusat, Makmur menjelaskan kejadian berawal ketika Hakim HS sedang membacakan putusan yang mana pada bagian pertimbangannya yang sudah mengarah uraian pada petitum gugatan ditolak. 

"Tiba-tiba D berdiri dan menarik ikat pinggang dan langsung menyerang hakim yang sedang membacakan putusan, lalu terkena bagian jidat dan juga sempat mengenai hakim anggota satunya berinisial DB," kata Makmur.

Putusan yang dibacakan terkait perkara Perdata Nomor 223/pdtg/2018/pn Jakarta Pusat, antara Tomy Winata selaku penggugat, dan PT PWG selaku tergugat. Pemukulan dilakukan oleh kuasa hukum Tomy Winata berinisial D sekira pukul 16.00 WIB di ruang Subekti PN Jakarta Pusat.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini