nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Menpar Tinjau Pembangunan Amenitas Danau Toba, Hotel Labersa

Sabtu 20 Juli 2019 11:21 WIB
https: img-o.okeinfo.net content 2019 07 20 1 2081356 menpar-tinjau-pembangunan-amenitas-danau-toba-hotel-labersa-nzYAioQgZH.jpg Foto: dok.Humas Kemenpar

SAMOSIR - Menteri Pariwisata (Menpar) Arief Yahya mengunjungi proyekPembangunan Hotel Labersa pada Jumat (19/7/2019). Labersa merupakan hotel berbintang 4 pertama di Balige, Tobasa, Sumatera Utara. Kehadiran tempat penginapan itu dinilai akan memperkuat amenitas di Danau Toba.

Kehadiran Menpar turut didampingi Bupati Toba Samosir Darwin Siagian dan Dirut PT Hutahaean St HW Hutahaean, serta Dirut BODT Arie Prasetyo.

Rombongan menteri bersama bupati diajak oleh Dirut PT Hutahaean berkeliling memantau progres pembangunan hotel tersebut. Dari lantai 9 hotel, mereka menikmati pemandangan yang langsung ke Danau Toba.

Tak hanya view Danau Toba, dari puncak bangunan ini juga dapat dilihat secara jelas pemandangan alam Bukit Barisan.

Tepat di sebelah pintu masuk Hotel Labersa yang sedang dibangun, telah berdiri Batikta, toko oleh-oleh dan sekaligus rest area di Balige bagi wisatawan yang melintas dari akses rute Silangit menuju Parapat, Danau Toba.

“Saya berterimakasih dulu dan semoga bisa diluncurkan saat Natal (Desember) tahun ini. Dan Saya juga janji akan datang kembali ke sini saat diresmikam nanti,” ujar Menpar Arief Yahya.

Menpar menambahkan, untuk kunjungan jumlah pariwisata di Danau Toba akan ditarget mencapai 1 juta wisatawan. Target itu akan dicapai, meski saat ini jumlah wisata yang datang ke Danau Toba baru 300 ribu pengunjung.

Menurut Menpar, dari jumlah 1 juta pengunjung maka akan mengahasilkan proyeksi devisa 1 miliar dollar AS. Sehingga dengan 1 miliar dollar AS devisa artinya akan menghasilkan Rp14 triliun.

“Kalau 1 miliar USD itu berarti Rp14 triliun. Kalau dapat menghasilkan Rp14 triliun dan saya harus investasi di sini Rp2 triliun, itu adalah hal yang kecil,” kata Arief Yahya.

Ia juga mengaku tidak sabar untuk hadir kembali pada saat nanti pembangunan rampung. Dirinya bersedia melakukan peresmian Hotel Labersa bersama Menkomar Luhut B. Pandjaitan yang diharapkan dapat dilakukan pada September 2019.

Sementara Bupati Toba Samosir Darwin Siagian juga memberi dukungan kehadiran Hotel dan Waterpark Labersa Toba tersebut. Dia berharap pengerjaan selesai tepat waktu, sebagai upaya mendukung pemerintah untuk membangun infrastruktur di kawasan Toba.

“Kalau di kawasan Toba Samosir pasti bakal ada lagi pembangunan. Tapi itu nanti Badan Otoritas Danau Toba yang mengelola semua. Ada beberapa hotel, resort-resort yang akan dibangun di Sibisa nanti. Intinya kita mendukung program pemerintah,” kata Darwin.

Labersa yang artinya Delapan Bersaudara ini dibangun pengusaha St Harangan Wilmar Hutahaean. Wilmar sengaja berinvestasi di Balige guna mendukung pariwisata Danau Toba dengan membangun fasilitas hotel berbintang empat di kampung halamannya.

“Hotel ini dibangun sebagai amanat mengingat petuah orangtua Batak terdahulu ‘Ingot Bona Ni Pinasam’ (Ingat Kampung Halamanmu). Hotel itu dibangun di atas lahan kurang lebih 6 Ha, Labersa Hotel dengan pemandangan langsung ke Danau Toba,” ujarnya.

Dikatakan Harangan Wilmar, hotel dibangun dengan kapasitas 120 kamar serta dilengkapi dengan Water Park dan Theme Park. Investasi pembangunan Hotel, Waterpark dan Themepark yang ditargetkan rampung akhir tahun ini mencapai Rp530 miliar.

“Saat ini progres pembangunan 58% dan direncanakan pembangunan akan selesai pada akhir November 2019. Agustus 2019 sudah akan mulai melakukan rekrut pegawai, diutamakan dari masyrakat sekitar,” ungkapnya.

(abp)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini