Advertisement
Advertisement
Advertisement
INFOGRAFIS INDEKS
Advertisement

Mengenal Tradisi Mengarak Hewan Kurban di Malang

Avirista Midaada , Jurnalis-Sabtu, 20 Juli 2019 |14:02 WIB
Mengenal Tradisi Mengarak Hewan Kurban di Malang
Hewan Kurban Diarak di Malang (foto: Avirista Midaada/Okezone)
A
A
A

"Kalau tahun lalu karena momentum Idul adha bulan Agustus bertepatan dengan bulan kemerdekaan, warga ada juga yang membawa spanduk, bendera, hingga kembang api, flare, dan bomb smoke. Ya untuk membuat suasana meriahlah mas," jelasnya.

Tema kemerdekaan itu pula yang kemungkinan nantinya akan dipakai di hari raya idul adha tahun ini, namun dirinya masih berkordinasi dengan warga terkait tema tersebut.

Hewan kurban diarak dari Jalan Gatot Subroto, Jalan Ariesmunandar, Jalan Zainul Arifin, Jalan KH Ahmad Dahlan dan kembali ke Jalan Gatot Subroto. Dalam pengarakannya warga juga membacakan salawat badar serta lagu - lagu kebangsaan.

Alhasil arak - arakan ini biasanya menjadi daya tarik tersendiri bagi warga dan wisatawan yang melintasi lokasi. Tak jarang beberapa warga yang melintasi mengabadikan momen tersebut melalui kamera ponsel masing - masing.

Hewan Kurban Diarak di Malang (foto: Avirista Midaada/Okezone)

(Fiddy Anggriawan )

      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita news lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement