Asdep Pengembangan Pemasaran I Regional III Kemenpar Muh. Ricky Fauziyani mengatakan, selama ini budaya memang menjadi ujung tombak Toraja untuk menarik wisatawan mancanegara.
“Sampai sejauh ini, budaya Toraja masih sangat mampu membuat wisatawan mancanegara. Tapi apa itu saja cukup? Tentu tidak. Harus ada sesuatu yang baru. Ada inovasi yang ditawarkan ke wisatawan. Tapi saya yakin pariwisata Toraja akan bisa berkembang,” katanya.
Sedangkan Ketua Tim Pelaksana Calendar of Event Kemenpar Esthy Reko Astuty, mengatakan sekarang belum telat untuk menyaksikan festival tersebut.
“Masih ada sejumlah performer mancanegara yang akan tampil. Ada juga penampilan dari berbagai daerah. Belum telat untuk melihat keseruan di Toraja International,” ucapnya.
Sedangkan Menteri Pariwisata Arief Yahya mengingatkan pentingnya 3A untuk destinasi. “Kunci dari destinasi adalah 3A atau amenitas, atraksi, dan aksesibilitas. Toraja punya atraksi budaya kelas dunia. Amenitasnya juga banyak, berupa hotel dan homestay. Semua itu harus ditunjang dengan akses yang baik agar wisatawan dipermudah untuk hadir. Akses sangat penting untuk destinasi,” paparnya.
(Abu Sahma Pane)