Advertisement
Advertisement
Advertisement
INFOGRAFIS INDEKS
Advertisement

Kemenpar Perkenalkan 3 Motif Tenun TTU di Konser Musik Kefamenanu

Fahmi Firdaus , Jurnalis-Rabu, 24 Juli 2019 |09:55 WIB
Kemenpar Perkenalkan 3 Motif Tenun TTU  di Konser Musik Kefamenanu
Menteri Pariwisata Arief Yahya/ dok Kemenpar
A
A
A

KEFAMENANU – Timor Tengah Utara (TTU), Nusa Tenggara Timur, memiliki harta tak ternilai berupa tenun. Ada 3 motif yang dikenal, yaitu Buna, Sotis, dan Ikat. Kekayaan ini akan turut diperkenalkan dalam Konser Musik Crossborder Kefamenanu 2019, 9-10 Agustus 2019. Konser akan dilangsungkan di Lapangan Oenamu, Kefamenanu, TTU.

“TTU banyak memiliki kekayaan budaya yang luar biasa. Tenun ini sudah menjadi identitas bagi kami. Tenun diwariskan secara turun menurun dan terus terjaga keasliannya. Semuanya juga dilakukan secara tradisional. Kami berharap, wisatawan bisa mengekplorasi tenun saat berkunjung ke Konser Musik Crossborder Kefamenanu,” ungkap Bupati TTU Raymundus Sau Fernandes, Selasa (23/7).

Menurutnya, dari 3 motif utama, Sotis paling banyak dibuat oleh penenun. Karena, relatif mudah. Durasi pembuatannya juga singkat. Corak yang ditawarkan biasanya Matepon atau Mawanan.

"Mulai berkembang 1970, para penenun akan merancang bunga secara merayap. Harga yang ditawarkan Rp150 ribu hingga Rp200 ribu," ucapnya.

Sementara itu, Asisten Deputi Bidang Pengembangan Pemasaran I Regional III Kemenpar Muh. Ricky Fauziyani menambahkan, Nusa Tenggara Timur memang terkenal dengan tenun khasnya, termasuk TTU. Motifnya sangat khas dan mencirikan kekayaan wilayahnya.

Halaman:
      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita news lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement