nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Berenang di Pantai Double Six Kuta, WN Yordania Hilang

Jum'at 26 Juli 2019 15:19 WIB
https: img-k.okeinfo.net content 2019 07 26 244 2083922 berenang-di-pantai-double-six-kuta-wn-yordania-hilang-Dfz8cdVXBu.jpg Tim SAR cari WN Yordania yang hilang saat berenang di Pantai Double Six, Kuta, Bali. (Foto : balipost.com)

MANGUPURA –Turis asing yang merupakan warga negara (WN) Yordania, Mahmoud Mohammad Milhem (28), dikabarkan hilang saat berenang di Pantai Double Six, Legian, Kuta, pada Kamis (25/7). Mahmoud sebelumnya berenang bersama istrinya sekira pukul 15.00 Wita.

Ia diperkirakan hilang di koordinat 8°41’46.71″S – 115° 9’32.20″E. Untuk mencari keberadaan Mahmoud, Tim SAR gabungan dikerahkan untuk melakukan pencarian.

Menurut Pelaksana Harian Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan Denpasar (Basarnas Bali), I Made Junetra, pihaknya menerima informasi 2 jam setelah kejadian dari Polair Kuta dan segera direspons dengan mengerahkan 5 personel. Bahkan, hingga malam harinya kembali ada penambahan personel dilengkapi Alut SAR berupa rubber boat.

Ilustrasi tim SAR. (Dok Okezone)

Karena kondisi malam, pencarian dilanjutkan hingga hari ini dengan menurunkan lebih dari 24 personel dari Basarnas Bali. Hari kedua, tim SAR masih berupaya melakukan pencarian.

Pihaknya menyebutkan, di hari ke dua operasi SAR pihaknya berusaha all out, semaksimal mungkin mengerahkan personel dan Alut SAR.

“Sudah dari sekitar pukul 06.00 Wita penyisiran di perairan Pantai Double Six dilakukan. Tadi pukul 08.10 Wita menyusul pencarian melalui udara dengan heli selama 1 jam,” katanya mengutip Balipost.com, Jumat (26/7/2019).

Tidak hanya menurunkan tim dari Basarnas, 4 kru heli BO 105 juga terlibat dalam proses pencarian. Pencarian ini juga dibantu potensi SAR dari Balawista sebanyak 6 orang, Pol Air Polda Bali sebnyak 6 orang, SAR Samapta Polda Bali 4 orang, SAR MTA 3 orang, SAR Radio 115 sebanyak 2 orang.

I Made Junetra mengakui, memang karakteristik ombak di seputaran Pantai Kuta ini cukup berisiko. Bahkan, sudah sering ada kejadian orang tenggelam di kawasan tersebut.


Baca Juga : Viral Kakek Terseret Arus Sungai saat Tolong 3 Cucunya Tenggelam

Untuk itu, pihaknya mengimbau sebaiknya wisatawan yang berkunjung harus lebih berhati-hati dan mawas terhadap kondisi ombak. Pihaknya berharap WNA naas tersebut dapat segera ditemukan.


Baca Juga : Lepas dari Pengawasan Orangtua, Bocah 3 Tahun Tewas Tenggelam di Kolam Ikan

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini