Share

Bus Bhayangkari Brimob Tabrak Truk di Tol Nganjuk, 1 Orang Meninggal

Avirista Midaada, Okezone · Sabtu 27 Juli 2019 23:31 WIB
https: img.okezone.com content 2019 07 27 519 2084477 bus-bhayangkari-brimob-tabrak-truk-di-tol-nganjuk-1-orang-meninggal-tzgUo5g1Bb.jpg Kondisi bus Bhayangkari usai menabrak truk di Tol Nganjuk. (Foto: Ist/Unit PJR Polda Jatim)

NGANJUK – Jalan Tol Nganjuk menuju Madiun kembali memakan korban. Kali ini terjadi kecelakaan tunggal yang melibatkan bus rombongan Bhayangkari Brimob. Bus tersebut mengalami kecelakaan di Kilometer 645 B.

Berdasarkan informasi yang dihimpun, kecelakaan terjadi sekira pukul 13.45 WIB, Sabtu (27/7/2019). Sebuah iring-iringan bus dinas polisi melaju dari arah Surabaya menuju Madiun yang ditumpangi 14 anggota Bhayangkari.

Baca juga: Tabrak Lari di Gambir, Sopir Taksi Blue Bird Terancam Dibui 

Ketika sampai di lokasi kejadian, bus yang dikemudikan Brigadir Anton Wijanarko (33), warga Dusun Krajan, Desa Doho, Kecamatan Delopo, Kabupaten Madiun, dengan nopol 17515-X itu mendadak oleng ke kiri.

Di saat bersamaan sebuah truk dengan nopol AG-8632-GI yang dikendarai Dwi Susilo (40), warga Karangtalun, Kras, Kabupaten Kediri, melaju dari arah yang sama.

Ilustrasi korban kecelakaan. (Foto: Shutterstock)

"Kendaraan tiba-tiba oleng ke kiri dengan kecepatan tinggi hingga membentur bodi truk dari belakang saat truk melaju di laju kiri," ungkap Kepala Satuan Patroli Jalan Raya (PJR) Polda Jawa Timur AKBP Bambang Sukmo Wibowo.

Akibat kecelakaan ini satu orang meninggal dunia dan empat lainnya mengalami luka-luka. Mereka kemudian langsung dibawa ke Rumah Sakit Bhayangkara Nganjuk.

"Satu orang meninggal dunia saat dirawat di RS Bhayangkara Nganjuk. Empat korban lainnya luka-luka masih dirawat di RS Bhayangkara juga," beber Bambang.

Baca juga: Tabrak Mobil dan Pengemudi Ojek Online di Gambir, Taksi Diamuk Massa 

Dia menjelaskan, rombongan Bhayangkari ini hendak pulang ke Madiun usai menghadiri acara di Surabaya. "Itu rombongan istri Brimob dari Surabaya mau pulang ke Kota Madiun," lanjutnya.

Bambang menduga pengemudi dalam kondisi mengantuk dan mengalami kelelahan sehingga tidak bisa menguasai laju kendaraannya.

(han)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini