nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Kenapa Polisi Belum Tangkap Pelaku Tabrak Lari di Flyover Manahan Solo?

Minggu 28 Juli 2019 21:37 WIB
https: img-z.okeinfo.net content 2019 07 28 512 2084700 kenapa-polisi-belum-tangkap-pelaku-tabrak-lari-di-flyover-manahan-solo-VVq6OpweUP.jpg ilustrasi

SOLO - Hampir satu bulan dari peristiwa tabrak lari di Flyover Manahan pada Senin 1 Juli 2019, dini hari, yang mengakibatkan Retnoningtri, warga Serengan, meninggal dunia, pelaku belum juga ditangkap. Namun polisi menyatakan telah mengetahui identitas pelaku, tapi urung menangkapnya.

Kepolisian mengatakan hal itu disebabkan penyidik masih mengumpulkan bukti-bukti untuk menjerat pelaku pengemudi mobil. Tujuannya, agar tidak terbantahkan saat proses pengadilan.

Hal itu disampaikan oleh Kasatlantas Polresta Solo, Kompol Busroni, saat dijumpai wartawan, pada Minggu (28/7/2019) pagi. Dia mengatakan di dalam mobil yang diduga Toyota Yaris itu ada beberapa orang.

Tabrak lari di flyover Manahan Solo

“Saat ini tinggal memastikan identitas yang sudah kami punya. Tinggal mencari tahu saja siapa pengemudinya saat itu. Yang jelas pengemudi tidak sendiri, bisa tiga atau empat orang. Kami masih mendalami bukti apakah si A atau B yang mengemudi,” ujar Busroni mewakili Kapolresta Solo, Kombes Pol Ribut Hari Wibowo, dilansir dari Solopos.com.

Baca Juga: Kronologi Kecelakaan Maut yang Tewaskan 3 Orang di Tol Cipali

Baca Juga: Remaja Ini Bunuh Bayinya, Alasannya Belum Siap Nikah & Punya Anak

Dia mengatakan, untuk menaikkan proses penyelidikan ke penyidikan dan menetapkan tersangka perlu bukti yang kuat. Karena itu menjelang satu bulan ini, polisi belum bisa menangkap pelaku. Busroni mengklaim gelar perkara kasus kecelakaan di Flyover Manahan itu berulang kali telah dilakukan.

“Ini tinggal memastikan saja, saat ini masih pendalaman. Lamanya waktu penangkapan karena kami terus untuk mencari bukti. Sejak kecelakaan itu terjadi kami langsung bekerja. Alat bukti sudah banyak tidak perlu kami sampaikan. Bukannya kami lambat, kami sudah bekerja, menentukan tersangka itu terkait nasib orang,” ujarnya.

(aky)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini