Menurut juru bicara Kementerian, Nasrat Rahimi lebih dari 150 warga sipil dievakuasi selama operasi yang berlangsung hingga enam jam tersebut.
Tidak ada kelompok yang mengaku bertanggung jawab atas serangan yang terjadi hanya beberapa jam setelah Ghani dan Saleh beserta belasan politikus Afghanistan lainnya meluncurkan kampanye pemilu.
Pemilihan presiden direncanakan bakal digelar pada 28 Seprtember namun situasi keamanan di seluruh negeri memburuk saat Taliban dan kelompok ISIS menggencarkan serangan setiap harinya terhadap pasukan Afghanistan, pegawai pemerintah dan warga sipil.
(Rachmat Fahzry)
News Okezone memberikan berita terkini dengan akurat dan terpercaya. Ikuti informasi terbaru tentang politik, sosial, dan peristiwa penting lainnya, langsung dari sumber yang terpercaya.