nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Berdendang di Room Karaoke, Sejumlah Oknum TNI dan Polri Terjaring Razia

Ade Putra, Jurnalis · Senin 29 Juli 2019 13:26 WIB
https: img.okeinfo.net content 2019 07 29 340 2084930 berdendang-di-room-karaoke-sejumlah-oknum-tni-dan-polri-terjaring-razia-GGryYBpS59.jpg Foto Ilustrasi Okezone

PONTIANAK - Tim gabungan yang dipimpin Polisi Militer (POM) TNI AL melakukan razia di sejumlah tempat hiburan malam, Sabtu 27 Juli 2019 malam. Hasilnya, 11 orang diamankan. Empat orang diantaranya merupakan anggota TNI, tiga anggota Polri yang terdiri dari dua Polki dan satu Polwan serta tiga orang aparatur sipil negeri (ASN) yang berdinas di Pemprov Kalbar, termasuk satu warga Malaysia.

Komandan POM AL Lantamal XII Pontianak, Mayor Laut Nandang Farlegi menerangkan, razia yang melibatkan unsur POM AD, POM AL, POM AU, Propam Polda Kalbar, BNNP, Satpol PP Kota Pontianak ini dalam rangka operasi penegakan dan ketertiban (Gaktib) dengan Sandi Waspada Wirapati 2019.

"Sasaran razia ini adalah anggota TNI dan Aparatur Sipil Negara serta narkoba dan senjata tajam. Kami mengamankan empat orang TNI, tiga Polri satu diantaranya Polwan. Serta dua orang PNS di lingkungan Pemprov Kalbar. Termasuk satu warga negara Malaysia," kata Nandang kepada wartawan.

Penangkapan 

Masyarakat sipil juga tidak luput dari razia ini. Beberapa pengunjung yang tidak membawa identitas, juga turut dijaring. Mereka hanya didata untuk kemudian dipulangkan. Bagi anggota TNI, Polri, maupun ASN yang terjaring razia ini, selanjutnya didata untuk kemudian diproses sesuai pelanggaran di instansi masing-masing.

“Untuk anggota yang terjaring, sesuai aturan main, kita akan proses lanjut,” tegasnya.

Ada beberapa lokasi hiburan malam yang dirazia. Diantaranya, Win One, Kapuas Dharma, Hotel Kini, Rain Luxury Club, dan beberapa tempat hiburan lainnya.

 Penangkapan

Melalui operasi ini, kata Nandang, diharapkan angka pelanggaran yang kemungkinan dilakukan oleh oknum petugas di tempat hiburan malam, penggunaan narkoba, maupun oknum yang disersi, dapat ditindaklanjuti.

"Kegiatan ini untuk menegakkan aturan dan disiplin bagi anggota serta masyarakat sipil dan menekan peredaran narkoba. Biasanya ada juga perkelahian salah paham, nah ini kita akan sering melaksanakan operasi gabungan ini, guna mencegah hal-hal seperti tadi,” imbuhnya.

Upaya memberi rasa aman ini tak hanya sampai di sini. Nandang mengatakan, pihaknya akan bekerja sama dengan aparat terkait guna menjaga Kota Pontianak, Provinsi Kalbar untuk kondusif, dari hal-hal atau gangguan-gangguan yang tidak diinginkan.

(wal)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini