nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Gibran dan Kaesang Terpopuler Kandidat Wali Kota Solo, tapi...

Selasa 30 Juli 2019 11:46 WIB
https: img-k.okeinfo.net content 2019 07 30 512 2085340 gibran-dan-kaesang-terpopuler-kandidat-wali-kota-solo-tapi-K3pkMSAfGu.jpg Putra Presiden Jokowi Kaesang dan Gibran (foto: Okezone)

SOLO -- Dua putra Presiden Joko Widodo (Jokowi) Gibran Rakabuming Raka dan Kaesang Pangarep tengah jadi perbincang di masyarakat. Keduanya digadang-gadang bakal meramaikan kontestasi Pilkada Kota Solo 2020-2025.

Hasil survei kepemimpinan Kota Solo 2020-2025 oleh Laboratorium Kebijakan Publik Universitas Slamet Riyadi (Unisri), nama Gibran menjadi sosok yang potensial menjadi kandidat calon Wali Kota Solo melalui Pilkada 2020. Bukan hanya Gibran, sang adik Kaesang pun muncul sebagai kandidat terpopuler.

Menaggapi hal itu, PDIP sebagai partai politik yang dominan di Kota Solo dalam Pemilu 2019 punya pandangan berbeda. Apa kata PDIP?

Baca Juga: Ini Kata Jokowi Nama Gibran dan Kaesang Masuk Bursa Cawalkot Solo

Sekretaris DPC PDIP Teguh Prakosa menilai sosok Gibran Rakabuming belum memiliki jam terbang yang tinggi. Menurutnya, langkah Gibran dalam percaturan politik lokal masih perlu diasah.

“Kalau bicara populer ya anak-anak muda yang muncul di sosial media itu jauh lebih populer. Saya kira itu saja tidak cukup,” kata dia, seperti dikutip dari Solopos.com.

Gibran Jokowi

Saat ditemui wartawan di Sukoharjo, Minggu (28/7/2019), Presiden Jokowi mengaku sudah membaca survei yang menunjukkan dua puteranya masuk bursa Pilkada Solo 2020. Namun, Jokowi mengembalikan lagi keputusan itu kepada Gibran dan Kaesang. Dia mengaku akan mendukung apapun jalan yang ditempuh kedua anaknya, baik sebagai pebisnis atau pun di bidang politik.

Baca Juga: Apa yang Terjadi Bila Putra Jokowi Masuk Politik?

Gibran Rakabuming sendiri mengaku tidak ada paksaan dalam keluarganya untuk berkarier di bidang tertentu. Dia berterima kasih atas pandangan positif yang diberikan oleh masyarakat Solo melalui survei tersebut.

Kaesang Jokowi

“Di keluarga saya, Bapak dan Ibu itu tidak pernah memaksakan harus jadi ini, harus jadi itu, harus jadi pengusaha, atau harus jadi apa. Di keluarga kita itu cukup demokratis, enggak ada pemaksaan,” kata dia.

(amr)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini