Advertisement
Advertisement
Advertisement
INFOGRAFIS INDEKS
Advertisement

Moeldoko Cari Solusi Kasus Dokter Romi yang Gagal Jadi PNS karena Disabilitas

Moeldoko Cari Solusi Kasus Dokter Romi yang Gagal Jadi PNS karena Disabilitas
KSP Moeldoko terima Dokter Ami di Gedung Bina Graha, Jakarta (Foto: Antaranews)
A
A
A

JAKARTA - Kepala Staf Kepresidenan (KSP), Moeldoko hari ini menerima drg Romi Syofpa Ismael. Pertemuan itu membahas upaya pemulihan hak-hak sebagai calon pegawai negeri sipil (CPNS).

"Atas apa yang dihadapi sekarang, kami mencoba untuk bisa membantu memfasilitasi, mengkomunikasikan dengan berbagai pihak sehingga apa yang dihadapi sekarang ada sebuah solusi yang bijaksana," kata Moeldoko usai melakukan pertemuan tertutup dengan Romi di Gedung Bina Graha, seperti dikutip dari Antaranews, Kamis (1/8/2019).

Romi dianulir kelulusannya sebagai CPNS di Kabupaten Solok Selatan, Sumatera Barat dengan alasan mengalami kendala kesehatan. Dia mengalami lemah di kedua tungkai kaki usai melahirkan pada 2016 yang mengharuskannya beraktivitas dengan kursi roda.

Lewat pengumuman yang dikeluarkan Bupati Solok Selatan Nomor: 800/62/III/BKPSDM-2019 tertanggal 18 Maret 2019, disebutkan dua orang peserta seleksi CPNS 2018 di Solok Selatan, dibatalkan hasil seleksi dan dinyatakan tidak memenuhi persyaratan pada formasi umum CPNS 2018.

Moeldoko menilai kemungkinan terdapat persepsi yang berbeda bahwa dalam persyaratan CPNS, kesehatan jasmani dan rohani mestinya tidak dikaitkan dengan beberapa disabilitas. "Karena undang-undang disabilitas sangat jelas, memberikan hak seluas-luasnya bagi penyandang disabilitas untuk bisa mendapatkan hak-haknya," ujar Moeldoko.

Halaman:
      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Telusuri berita news lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement