nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Usai Ajak Belanja, Ayah Cabuli Anaknya yang Masih di Bawah Umur

Ade Putra, Jurnalis · Kamis 01 Agustus 2019 02:33 WIB
https: img.okeinfo.net content 2019 08 01 340 2086161 usai-ajak-belanja-ayah-cabuli-anaknya-yang-masih-di-bawah-umur-KzzGxAsLwB.jpg Ilustrasi

PONTIANAK – Kasus kekerasan seksual terhadap anak di bawah umur kembali terjadi di Kalimantan Barat. Seorang anak di Kecamatan Sungai Kakap, Kabupaten Kubu Raya, ternodai setelah disetubuhi ayah kandungnya, AB.

Sebagai ganjarannya, pria 38 tahun itu harus merasakan dinginnya hidup di balik jeruji besi. Dia ditangkap setelah ibu korban membuat laporan ke kepolisian.

Kasat Reskrim Polresta Pontianak, AKP Rully Robinson Polii mengungkapkan, kasus ini terungkap setelah istri pelaku membuat laporan ke Polresta Pontianak, pada Jumat (19/7/2019).

"Setelah ada laporan itu, anggota Jatanras diperintahkan untuk melakukan penyelidikan. Sehingga pelaku berhasil ditangkap pada Jumat, 26 Juli," kata Rully, Rabu (31/7/2019).

Hasil pemeriksaan sementara diketahui bahwa pada Senin 15 Juli, AB mengajak anaknya—sebut saja Bunga—pergi membeli baju ke Kota Pontianak. Namun karena uang yang dibawa tidak cukup, akhirnya pelaku hanya membelikan sepatu untuk anaknya.

Ilustrasi

Setelah itu, sepulang dari berbelanja, pelaku yang bekerja sebagai juru parkir di Jalan Ahmad Yani ini kemudian mengajak Bunga untuk ke tempat kerjanya. Selesainya bekerja, pelaku kemudian mengajak Bunga untuk pulang ke rumah.

Pada saat di perjalanan pulang, sekitar pukul 20.00 WIB, pelaku menghentikan sepeda motornya di kebun yang sepi, kawasan Sungai Raya, Kabupaten Kubu Raya.

"Di sana motornya dihentikan. Korban dicekik, didorong dan diancam untuk dibunuh. Setelah itu korban dipaksa untuk memenuhi kebutuhan seksual si pelaku," ucap Rully.


Baca Juga : Ayah Tega Cabuli Putrinya yang Masih di Bawah Umur Selama 6 Tahun

Korban yang tak terima atas perbuatan ayah kandungnya, kemudian bercerita kepada ibunya. "Nah, setelah itulah ibu korban langsung melaporkan hal tersebut ke Polresta Pontianak," tutur Rully.

Ia juga mengungkapkan, dari hasil pemeriksaan, korban adalah anak pertama dan merupakan kali pertama disetubuhi oleh ayahnya. Namun demikian, pihaknya masih akan terus melakukan penyeledikan terkait kasus ini.

Atas perbuatannya, kini pelaku masih mendekam di sel tahanan Mapolresta Pontianak. Pelaku dijerat Undang-undang RI Nomor 35 Tahun 2014 tentang atas perubahan Undang-undang Nomor 23 Tahun 2002 tentang Perlindungan Anak. Dengan ancaman hukuman maksimal 15 tahun penjara.


Baca Juga : Oknum Guru Madrasah 6 Kali Cabuli Siswinya, Terancam 20 tahun Penjara

"Tapi karena pelaku merupakan ayah korban, maka akan kita lapis dengan Pasal 81 ayat 1 dan 3, hukuman akan ditambah sepertiga," tutur Rully.

(erh)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini