Advertisement
Advertisement
Advertisement
INFOGRAFIS INDEKS
Advertisement

Go Digital, Passion Arief Yahya saat Dilantik sebagai Menpar

Fahmi Firdaus , Jurnalis-Jum'at, 02 Agustus 2019 |18:07 WIB
<i>Go Digital, Passion</i> Arief Yahya saat Dilantik sebagai Menpar
menpar
A
A
A

JAKARTA – Hasil yang luar biasa, hanya bisa dicapai dengan cara yang tidak biasa. Cara yang luar biasa itulah yang dimaksud: Go Digital. Itulah cara pandang Arief Yahya sejak dilantik menjadi Menteri Pariwisata Oktober 2014 lalu. Dan secara konsisten di dijalankan di berbagai level hingga saat ini.

“Dulu saya ditentang habis, bahkan industri yang bergerak di sektor pariwisata pun mencibir soal implementasi digital itu,” sebut Menpar Arief Yahya di Jakarta.

Tetapi dia berkeyakinan penuh, bahwa hanya 2 cara untuk membuat lompatan besar di Pariwisata. Pertama, deregulasi, dan itu sudah terbukti dengan VISA free, pencabutan cabotage untuk cruise atau kapal pesiar, dan CAIT untuk yachts atau perahu pesiar.

“Australia naik 20% begitu ada kebijakan VISA free. Kapal pesiar dan perahu pesir juga naik berlipat-lipat ketika aturan atau regulasinya diperbaiki, dipermudah, dipercepat,” ungkap menteri asli Banyuwangi ini.

Kedua, gunakan teknologi, dalam hal ini digital. Tanpa go digital, dia tidak bisa membayangkan harus menggunakan strategi apa lagi? Target double, dari 9,3 juta dalam waktu 5 tahun itu tidak mudah. “Maka sejak 2015, semua lini dikontrol dan dikendalikan dengan teknologi digital. Dan hasilnya, kita bisa melakukan banyak lompatan,” kata Menpar Arief Yahya.

Namun, Arief Yahya menyadari, tidak mudah melakukan transformasi dari konvensional ke digital. Maka dia pun membantu para pelaku industry pariwisata untuk go digital. Salah satunya, dengan membuat digital market place, seperti ITX – Indonesia Tourism eXchange, yang mempertemukan buyers dengan sellers dalam satu platform. Ketika akhirnya PHRI dan ASITA membuat platform digital pun, dia yang meluncurkan.

      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita news lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement